JAKARTA (LINTAS PAPUA) –  Pada hari Senin, Kedutaan Besar AS menjadi tuan rumah untuk resepsi kembalinya 20 profesional muda Indonesia yang baru-baru ini meraih gelar Magister di Amerika Serikat.

Melalui Program Fellowship Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan Center for International Forestry Research (CIFOR), USAID memberikan kesempatan bagi warga negara Indonesia dengan kualifikasi tinggi untuk melanjutkan studi pascasarjana di bidang kehutanan dan keanekaragaman hayati di universitas AS: Northern Arizona University, University of Florida, University of Missouri dan Yale University. Program USAID-CIFOR juga memfasilitasi mahasiswa/i untuk melakukan penelitian lapangan di Indonesia di bawah pengawasan CIFOR dan beberapa organisasi lain.

“Fellowship ini merupakan kesempatan bagi para profesional muda untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia. Mereka adalah bagian dari sejarah panjang pertukaran pendidikan antara AS dan Indonesia yang kami peringati sepanjang tahun ini yaitu 70 tahun hubungan kedua negara kita,” kata Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan, Jr.

“Berinvestasi untuk masa depan para peneliti dan profesional muda sangat bermanfaat,” kata Direktur Jenderal CIFOR Dr. Robert Nasi.

“Untuk menambah pengalaman saya di bidang ini, saya belajar manajemen dan konservasi kehutanan bersama para praktisi kehutanan dan konservasi profesional. Fellowship USAID-CIFOR membuka pintu bagi saya untuk meningkatkan karir saya, dan saya bangga bahwa saya dapat menerapkan pengetahuan baru saya untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya alam Indonesia,” kata Mohamad Ridlo yang mendapatkan gelar Magister dari University of Florida pada tahun 2018.

“Program Fellowship ini telah memberikan peluang bagi anak muda Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mendukung upaya pemerintah mengelola hutan dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan,” demikian kata Dr. Syaiful Anwar, Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Beasiswa USAID-CIFOR adalah salah satu dari berbagai program beasiswa Pemerintah AS yang dirancang untuk memajukan kerja sama, meningkatkan kemakmuran, dan meningkatkan saling pengertian antara Amerika Serikat dan Indonesia. Sejak tahun 1950, USAID dan lembaga-lembaga pendahulunya telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 4.000 warga negara Indonesia untuk mendapatkan gelar di universitas-universitas AS. Puluhan ribu lebih warga negara Indonesia lainnya juga telah berpartisipasi dalam pelatihan non-gelar di Amerika Serikat.

Image 1

Tentang USAID
Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) merupakan lembaga terdepan milik pemerintah Amerika Serikat yang membudayakan dan menerapkan nilai-nilai demokrasi di luar negeri serta mewujudkan dunia yang bebas, damai dan sejahtera. Melalui program pembangunan internasional dan bantuan bencana, USAID bermitra untuk menyelamatkan jiwa, mengurangi kemiskinan, memperkuat tata kelola pemerintahan yang demokratis, menolong masyarakat bangkit dari krisis kemanusiaan dan melanjutkan pembangunan setelah bantuan berakhir serta mencapai kemandirian dalam pembangunan.

Tentang CIFOR
CIFOR merupakan lembaga ilmiah nirlaba yang melakukan penelitian tentang tantangan paling mendesak dari pengelolaan hutan dan bentang alam di berbagai bagian dunia. Dengan menggunakan pendekatan multidisiplin global, kami bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia, melindungi lingkungan hidup, dan meningkatkan kesetaraan. Untuk mencapainya, kami melakukan penelitian inovatif, mengembangkan kapasitas mitra, dan secara aktif terlibat dalam dialog dengan semua pemangku kepentingan untuk memberikan masukan bagi kebijakan dan praktik yang berdampak terhadap hutan dan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://indonesia.usaid.gov/ atau hubungi Swiny Andina, USAID Development Outreach and Communications Specialist  di sandina@usaid.gov. (*)