Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Edi Susanto didampingi Kadinkes Kabupaten Jayapura, dr. Khairul Lie, S.KM, M.Kes, saat melaunching SIKDA yang akan digunakan di Puskesmas Harapan. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Perkembangan teknologi dan informasi dapat memberikan dampak positif dalam bidang kesehatan. Ketersediaan data dan informasi yang akurat, komprehensif dan mutakhir dalam sistem komunikasi kesehatan yang dimiliki setiap Puskesmas yang ada di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai kesehatan.

Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) atau istilah lainnya Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah aplikasi terintegrasi yang didesain multi user. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jayapura, dr. Khairul Lie, S.KM., M.Kes, mengatakan, ada beberapa hal yang telah disiapkan pada rapat kerja (Raker) kesehatan kali ini, terutama kesiapan dalam dukungan sektor kesehatan pada pelaksanaan iven PON XX tahun 2020, kemudian launching SIKDA Generik dan baru pertama diterapkan di Puskesmas di Provinsi Papua.

“Kalau ini bisa berjalan kita bisa menghindari penggunaan kertas yang berlebihan dan modernisasi pelayanan bisa kita lakukan. Ini akan kita perluas ke tempat lain yang ada sinyal terlebih dulu,” terangnya.

Khairul Lie menerangkan SIMPUS atau SIKDA ini dirancang untuk menangani keseluruhan proses manajemen di Puskesmas mulai dari pendaftaran pasien, registrasi poli, pemeriksaan (Diagnosa), pengobatan pasien, kemudian data-data akan diolah oleh sistem secara otomatis. Sehingga menghasilkan laporan-laporan yang dibutuhkan oleh Puskesmas, masyarakat, dan Dinas Kesehatan.

“Dan itu bisa jadi informasi penting bagi pengambil kebijakan, terutama bagi kepala daerah dan pada saat rapat kerja ini bisa dengan mudah untuk memutuskan cara-cara apa yang dipakai untuk memecahkan persoalan,” bebernya.

Untuk diketahui, launching SIKDA ini dilakukan oleh Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura Edi Susanto didampingi Kadinkes Kabupaten Jayapura dr. Khairul Lie, S.KM., M.Kes, di Puskesmas Harapan dan merupakan Puskesmas pertama di Provinsi Papua yang menggunakan aplikasi sistem informasi tersebut.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Edi Susanto menuturkan, penggunaan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) pertama kalinya di Puskesmas Harapan ini merupakan langkah maju.

”Karena kalau data itu tersimpan dengan lembaran-lembaran kertas, kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan itu bisa terjadi. Tetapi, dengan adanya sistem informasi ini data lebih terjamin dan dari pihak manapun bisa merekam. Dengan begitu tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan rekam medik yang dibuat atau disalah gunakan,” jelas Edi Susanto kepada awak media usai membuka Rapat Kerja Kesehatan dan melaunching SIKDA tersebut, di Halaman Puskesmas Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu(11/9/2019) siang lalu. (Irf / lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here