BIAK (LINTAS PAPUA) – Polres Biak Numfor berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial MW alias Max (34) pembawa 64 butir amunisi dari Jayapura yang diduga hendak dibawa ke Serui dengan menggunakan Kapal penumpang KM Ciremai pada rabu 4 September 2019 lalu.

Kapolres Biak AKBP Mada Indra Laksanta, SIK, M.Si saat konferensi pers menjelaskan bahwa, pelaku diamankan saat pihaknya sedang melakukan razia di pelabuhan Biak sekitar pukul 06.30 Wit.

“MW ditangkap di Pelabuhan Biak beserta sejumlah barang bukti berupa 64 butir amunisi caliber 5,56mm, Satu buah Sangkur, Satu buah celana pdl loreng, Satu buah baju pdl loreng dengan badge bintang kejora dengan badge KNPB, Satu buah jaket loreng, Satu buah topi loreng dengan badge KNPB, dan Sepasang sepatu pdl warn hitam.” Jelas Kapolres saat konferensi pers, Senin (09/09/2019)

Kapolres juga mengatakan bahwa pelaku ditangkap karena melakukan tindak pidana tanpa hak membawa amunisi dan senjata penikam sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat (2) dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951.

.
“Dari pasal – pasal tersebut, hukuman yang akan dikenakan dalam pasal 1 setinggi – tingginya 20 tahun, dan untuk pasal 2 hukuman setinggi – tingginya 10 tahun.” Ujar Kapolres

Kapolres juga menerangkan bahwa pihaknya hanya menemukan 1 orang tersangka saja sehingga pihaknya akan terus mendalami kasus ini guna mencari apakah ada jaringannya di Kabupaten Biak Numfor. “Pada saat ditemukan hanya tersangka saja, kita sedang mendalami lagi kasus ini apakah ada jaringannya di Biak.” Terang Kapolres

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut, Bupati Kabupaten Biak Numfor Herry A. Naap, Kajari Biak Sigit J. Pribadi, Danlanud Manuhua Biak, Danlanal Biak, Wakapolres Biak Numfor, Kasat Reskrim Polres Biak Numfor, dan juga Kasubag Humas Polres Biak. (Vio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here