JAWA TIMUR (LINTAS PAPUA)  – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) dan angkatan darat AS di Pasifik, U.S. Army Pacific, memulai latihan bersama (Latma) Garuda Shield 2019 yang digelar di Jawa Timur, tanggal 19-30 Agustus 2019.

A partnership built on a foundation of shared democratic values and common interests. These Soldiers’ hard work continues and celebrates the 70 years of diplomatic ties between the US and Indonesia. (ISTIMEWA)
Indonesia and U.S. cooperation and interoperability are enduring commitments, and the military relationship between the U.S. and Indonesia is strong. (ISTIMEWA)

Garuda Shield 19 Opening Ceremony was a true demonstration of the 70 year partnership between the US and Indonesia. Soldiers from both countries stood shoulder to shoulder, professional and ready to conduct a wide range of military to military training in the coming days. (ISTIMEWA)

Garuda Shield merupakan latihan bersama bilateral yang digelar secara rutin setiap tahun yang disponsori oleh U.S. Army Pacific dan TNI-AD bertindak sebagai tuan rumah. Tahun ini merupakan latihan ke-13 dari kelanjutan upaya untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan di kawasan ini.

Sekitar 700 personel U.S. Army Pacific dari Jepang, California, Hawaii, negara bagian Washington dan Wincosin, dan sekitar 700 tentara Indonesia melakukan serangkaian kegiatan kemitraan dan latihan bilateral berfokus pada operasi pendukung perdamaian.

Kegiatan meliputi pelatihan untuk para staf brigade, latihan lapangan, latihan aviasi dan kesehatan, serta latihan menembak gabungan.

Bagi U.S.Army Pacific latma Garuda Shield merupakan latihan ketiga dari program Pasifik Pathways 2019. (*)