JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan segera mengirim tim gabungan untuk menyelesaikan insiden yang melibatkan mahasiswa asal bumi cenderawasih di Kota Surabaya, Malang dan Semarang.

Tim tersebut, akan melibatkan Pemerintah Provinsi Papua, Polda Papua, Kodam XVII Cenderawasih, Majelis Rakyat Papua (MRP), Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) serta wartawan.

Hal demikian disampaikan Gubernur Lukas dalam keterangan kepada pers, di Gedung Negara Dok V Atas Jayapura, Minggu (18/8/2019) malam.

“Tim ini yang nantinya juga akan berikan masukan apakah nanti mahasiswa Papua di Surabaya di pulangkan atau bagaimana, nanti dilihat situasinya. Yang pasti tim segera harus diturunkan,” terangnya.

Lukas pada kesempatan itu mengajak para gubernur, bupati dan walikota di seluruh Indonesia agar ikut lakukan pembinaan terhadap pelajar dan mahasiswa Papua di wilayah masing-masing, sebagaimana dirinya bertanggung jawab membina pelajar, mahasiswa dan masyarakat dari luar Papua

“Hal ini merupakan upaya kita bersama  untuk mencegah adanya insiden serupa dimasa yang akan datang sekaligus dalam rangka rajut rasa nasionalisme, persatuan dan kebersamaan sebagai anak bangsa,” imbaunya.

Ia juga mengimbau seluruh mahasiswa Papua dimana pun berada agar merespon insiden di Surabaya secara wajar tanpa adanya tindakan yang bertentangan dengan norma budaya maupun peraturan UU berlaku.

“Dan yang terutama kepada masyarakat non Papua di seluruh Indonesia kami juga harapkan agar tetap jaga harmoni kehidupan dan tidak lakukan tindakan yang inkonstitusional, seperti persekusi, main hakim sendiri, memaksa kehendak, bertindak rasis dan diskriminatif, intoleran dan lain-lain yang dapat lukai masyarakat Papua,” harapnya. (win)