JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Gubernur Papua,  Lukas Enembe menyebut, suksesnya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Bumi Cenderawasih, bergantung kepada dukungan negara.

Dengan demikian, dia harapkan ada dukungan negara terhadap pelaksanaan PON yang sampai saat ini masih kekurangan sekitar Rp 4 triliun.

“Kalau negara tidak dukung (PON), kita gagal. Ya (tapi) kegagalan bukan (dari) provinsi, tapi kegagalan negara,” Kata Enembe, di Jayapura, Sabtu (17/8/2019).

Menurut dia, pelaksanaan PON XX Papua tahun 2020 bukan saja menjadi agenda pemerintah provinsi, tetapi juga negara, dimana Papua mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Oleh karenanya, hasil evaluasi PON 2020 akan dilaporkan kepada Presiden dalam waktu dekat, dengan harapan mendapat perhatian pusat.

Sebelumnya, Gubernur Lukas mengatakan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan PON XX 2020, masih dibutuhkan sekurang-kurangnya Rp 4 triliun,  guna membiayai pembangunan venue maupun penyelenggaraan iven empat tahunan itu.

 

Selain PON, Provinsi Papua juga diwajibkan menggelar agenda nasional lainnya, seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Oktober 2019 serta Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2020 mendatang.

 

“Dimana untuk pembiayaan kegiatan ini kami masih kesulitan, kecuali pemerintah pusat mau turun tangan,” ucap Lukas.

 

Gubernur Lukas juga memastikan bakal menghadap Presiden Jokowi dalam waktu dekat, guna meminta solusi terkait pembiayaan pelaksanaan PON di Papua. (win)