Drg. Aloysius Giyai, M.Kes resmi dipercayakan kembali menjadi Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura. (Gusty Masan Raya)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) RSUD Jayapura ditargetkan mulai beroperasi pada September 2019 mendatang.

Target tersebut dipastikan dapat segera terwujud, setelah ada kepastian waktu penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan pihak BNI Jayapura pada bulanini.

Hal demikian disampaikan Plt. Direktur RSUD Jayapura, Aloysius Giyai, di Jayapura dalam satu kesempatan, Rabu.

Menurut dia, untuk langkah awal diharapkan sebanyak delapan unit di rumah sakit plat merah tersebut, bakal tersambung aplikasi online SIMRS. Diantaranya, unit loket pendaftaran, instalasi rawat jalan, UGD maupun lainnya.

Setelah maksimal, sambung dia, akan dilakukan perluasan SIMRS ke beberapa bagian lainnya sampai seluruh unit di RSUD Jayapura teraplikasi secara online.

“Sebab saya berkomitmen kuat untuk memajukan rumah sakit ini menjadi lebih baik. Karena kalau kita lihat rumah sakit kecil yang ada saat ini sudah dilengkapi aplikasi online. Sementara rumah sakit besar seperti RSUD Jayapura kalau administrasinya masih manual, ya kan kita malu juga”.

“Makanya, saya dorong harus secepatnya kita mulai penerapan SIMRS. Termasuk juga untuk penataan lingkungan, sistem kerja, parkiran dan terkait lainnya,” terang dia.

Diberitakan sebelumnya, lingkungan sekitar rumah sakit yang terlihat kumuh dan tak teratur kini mulai ditata.

Penataan diantaranya untuk menertibkan pengunjung serta menghilangkan kesan “terminal bayangan”  di sekitar rumah sakit itu.

Ia pun saat ini tengah mendorong pembuatan masterplan RSUD Jayapura untuk 30 tahun mendatang. Tujuannya untuk memastikan agar rumah sakit tersebut, menjadi rujukan tertinggi tipe A di Papua, bahkan kawasan timur Indonesia maupun Asia Pasifik.(win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here