SENTANI (LINTAS PAPUA) – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua berencana merekrut 500 relawan yang nantinya akan ditugaskan untuk membantu pelaksanaan PON XX Tahun 2020 dari sisi kesehatan.


“Di Kabupaten Merauke, Nabire serta Kota Jayapura untuk perekrutan relawan ini sudah dilaksanakan dan pelatihannya juga sudah berjalan,” kata Ketua Harian PMI Provinsi Papua, Zakius Degei saat ditanya wartawan, di Kampung Kwadeware, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Kamis (15/8/2019).

Lanjut Zakius Degei mengatakan, perekrutan relawan saat ini sedang berlangsung di beberapa kabupaten/kota. Selain itu, dirinya mengungkapkan, setiap orang yang akan bersedia menjadi relawan di PMI Papua itu diharuskan mengikuti pelatihan minimal 70 jam atau sekitar 7 hari.

“Mereka akan mendapatkan berbagai pelatihan yang diberikan oleh tim dari pusat tentang hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan dan para relawan ini juga harus mendapatkan sertifikat dari ketua umum kami yaitu pak Jusuf Kalla. Setelah mereka dapat sertifikat itu baru mereka bisa bertugas,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap, Kabupaten Jayapura yang menjadi pusat pelaksanaan PON XX Tahun 2020 di Papua bisa menyumbangkan lebih banyak relawan. “Jadi untuk di Kabupaten dan Kota Jayapura kita targetkan sekitar 200 relawan, kalau untuk seluruh kabupaten/kota itu kita target totalnya 500 relawan,” harapnya.

Ia menuturkan, jika Kabupaten dan Kota Jayapura dapat memenuhi 200 kuota relawan itu, maka pihaknya akan sangat berterima kasih. Karena 200 relawan ini bukan hanya akan di tugaskan di Kabupaten dan Kota Jayapura saja, tetapi juga akan di kirim ke daerah lainnya yang turut melaksanakan pertadingan. (Irf)