Harapan Kadis PUPR Papua Dengan Dibukanya Ring Road

0
421
Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, berpendapat dengan membuka jalan lingkar Ringroad merupakan solusi mengatasi kemacetan di kota Jayapura. (Gracio / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis-PUPR) Provinsi Papua, Gerius One Yoman mengatakan, dengan dibukanya jalan Ringroad diharapkan produktifitas perekonomian masyarakat Kota Jayapura lebih meningkat.

Gerius mengakui, ada kendala pembebasan lahan dan tanah, namun dengan kerja keras semua pihak kendala itu, dapat diatasi, sehingga diharapkan pembangunan jalan ring road ini dapat membantu masyarakat di Papua khususnya Kota Jayapura untuk kelancaran arus lalu lintas serta dapat mengurangi kemacetan di Kota Jayapura.

 

“Diharapkan produktifitas perekonomian masyarakat Kota Jayapura lebih meningkat dan lebih khususnya mendukung  terlaksananya kesukseskan PON 2020 di Papua,” katanya saat peresmian gedung DPR Papua, dan jalan Ring road, Kamis, (1/8/2019).

 

Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua yang telah mendorong jalan strategis ini kepada pemerintah pusat sehingga proyek pembangunan jalan ini dapat terlaksana dan telah diresmikan.

Dalam kesempatan ini, Gerius juga mengungkapkan Selama lima tahun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua telah membangun sebanyak 79 jembatan pada 29 kabupaten/kota dengan panjang 3,859 meter dan jalan sepanjang 1.400 kilometer.

Dimana dilakukan secara bertahap, tahap pertama pekerjaan Pantai Hamadi ke arah Vihara sepanjang 2,7 Km dikerjakan oleh Dinas PUPR Papua dengan anggaran sebesar Rp 783,9 miliar dan dari arah Vihara ke Pantai Hamadi dikerjakan menggunakan biaya APBN sepanjang 0,57 Km dengan anggaran Rp 234,9 miliar lebih.

“Semua sudah fungsional, salah satunya jalan ring road Hamadi – Skyland yang sepanjang 3,27 Km, dimana pembangunannya dikerjakan sejak tahun 2010,” tandasnya.  (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here