BPJS Kesehatan Evaluasi WTA Untuk Rumah Sakit di Kota Jayapura

0
297
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Ardiansyah, saat memberikan keterangan pers. (Fransisca / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kepuasan peserta merupakan salah satu fokus utama BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS. Untuk meningkatkan kepuasan peserta, BPJS Kesehatan melakukan Evaluasi Walk Through Audit (WTA) Semester I Tahun 2019 untuk Rumah Sakit se Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, Rabu (3/7/2019).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah menyampaikan bahwa WTA merupakan umpan balik (feedback) yang langsung diberikan oleh peserta JKN-KIS atau potret pengalaman peserta tentang pelayanan yang diberikan oleh Fasilitas Kesehatan melalui instrumen kuesioner singkat serta cara untuk megevaluasi kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan Fasilitas Kesehatan mitra BPJS Kesehatan kepada peserta JKN-KIS.

“Jumlah peserta yang menjadi target dalam pelaksanaan WTA selama 1 bulan sebanyak 30 peserta untuk masing-masing pasien rawat jalan dan 30 pasien rawat inap pada semua kelas di rumah sakit,” ucap Djamal.

Dikatakan, bahwa  tujuan WTA untuk mendapatkan informasi terkait pengalaman peserta BPJS Kesehatan atas pelayanan rumah sakit mitra kerja BPJS kesehatan.

“Dengan WTA selain diharapkan akan meningkatkan kepuasan peserta, juga dapat meningkatkan kualitas layanan di fasilitas kesehatan, baik itu SDM nya maupun peningkatan sarana dan prasarana,” lanjutnya.

Djamal mengucapkan,  terimakasih bahwa selama ini kualitas layanan kesehatan cukup terpenuhi dan sudah berjalan dengan baik.

“Yang perlu kami sampaikan adalah kami meminta agar pelaksanaan WTA agar didampingi oleh salah satu petugas di RS terkait dengan tatacara pengisian WTA oleh peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Marthen Indey, Budi Setiawan, mengatakan pertemuan evaluasi tersebut sangat bermanfaat bagi rumah sakit dalam mengevaluasi pelayanan sehingga dapat memperbaiki faktor-faktor yang menjadi penyebab berkurangnya kepuasan peserta.

“Setelah pertemuan ini nanti saya akan menyampaikan kepada petugas pelayanan di rumah sakit atas apa yang sudah menjadi evaluasi bagi kami pemberi pelayanan kepada peserta JKN-KIS, agar kedepannya lebih baik dan peserta JKN-KIS merasa puas dengan pelayanan yang kami berikan,” ucapnya. (Fransisca / lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here