JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua kembali peringati, Hari anti Narkoba Internasional (HANI) 2019 mengandeng 300 orang perwakilan beberapa sekolah menengah di Kota Jayapura, dikemas dalam bentuk pagelaran seni, serta talk show P4GN, di Aula LPP RRI Jayapura, Rabu (26/6/2019).

Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Papua, Kasman, S.Pd.,M.Pd., mengatakan, bahwa HANI adalah salah satu upaya untuk menolak Narkoba beredar di Papua dengan membangun karakter generasi milenial Papua. (Fransisca / lintaspapua.com)
Peserta HANI, Mahasiswa Ottow Geisler, Hengki Marini, mengakui dampak dari narkoba sangat merusak generasi milenial, dan mengajak siapapun untuk memeranginya. Tampak sejumlah perwakilan organisasi dan pelajar, saat serius mendengar materi. (Fransisca / lintaspapua.com)

Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Papua, Kasman, S.Pd.,M.Pd., mengatakan, bahwa HANI adalah salah satu upaya untuk menolak Narkoba beredar di Papua dengan membangun karakter generasi milenial Papua.

Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Papua, Kasman, S.Pd.,M.Pd., mengatakan, bahwa HANI adalah salah satu upaya untuk menolak Narkoba beredar di Papua dengan membangun karakter generasi milenial Papua.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua kembali peringati, Hari anti Narkoba Internasional (HANI) 2019 mengandeng 300 orang perwakilan beberapa sekolah menengah di Kota Jayapura, dikemas dalam bentuk pagelaran seni, serta talk show P4GN, di Aula LPP RRI Jayapura, Rabu (26/6/2019). (Fransisca / lintaspapua.com)

“Khususnya adalah kaum mileneal yang merupakan sasaran empuk pengedar narkotika, Rangkaain kegiatan ini kami laksanakan donor darah, hasil pameran prodak dari relawan dan penggiat yang selama ini berperan aktif termasuk pentas seni dari generasi muda Papua termasuk SLB Pembina Jayapura.” Kata ketua pelaksana HANI 2019.

Kasman juga menyampaikan isi Talkshow,  Salah satu tujuan diskusi tadi adalah bagaimana membangun jiwa berbangsa, karakter kaum mileneal yang bersih dari narkoba.

 

Peserta HANI, Mahasiswa Ottow Geisler, Hengki Marini, mengakui dampak dari narkoba sangat merusak generasi milenial, dan mengajak siapapun untuk memeranginya.

“Mari sama – sama kita bergandeng tangan untuk memerangi narkoba karena dampaknya sangat berbahaya, anak muda Papua harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan aktif dalam kegiatan positif,” tuturnya. (Fransisca/lintaspapua.com)