Sekretaris Umum PABBSI Papua, Billy Watory, saat di wawancara. (MG)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Papua akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda), yang akan berlangung dari tangal 9-11 Juli 2019.

“Kita akan menggelar kejurda angkat besi, berat dan binaraga. Persiapan kita sementara sedang kita siapkan, undangan juga kita sudah turunkan ke beberapa daerah terkait pelaksanaan Kejurda” ujar Sekertaris Umum PABBSI Papua, Billy Watory kepada awak media di ruang PABBSI di Gor Cenderawasih APO, Selasa, (25/06/2019).

Atlet-atlet yang mereka sudah siapkan di daerah, maksud kita untuk melaksanakan Kejurda tujuannya untuk kita sekaligus lakukan seleksi.

“Tentunya hasil dari kejurda itu kita akan dorong ke Puslatprov untuk TC terpusat,” tuturnya.

Menurutnya sementara ini kita juga belum mengusulkan nama-nama untuk masuk pemusatan karena berkaitan dengan pelaksanaan kejuaraan daerah yang akan kami laksanakan di bulan depan.

Dirinya menerangkan untuk daerah yang sampai saat ini sudah merespon untuk mengikuti kejurda yakni, Kabupaten Yapen, Boven Digoel, Merauke, Mimika, Jayawijaya, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

“Itu sebagian yang memang juga kepengurusannya masih aktif dan itu yang sudah respon,” katanya.

Untuk target Kabupaten/Kota sesuai dengan kita punya secara administrasi yang masih aktif kepengurusannya di Kabupaten/Kota harus ikut kejurda.

“Jadi kita surati mereka di daerah untuk siapkan atletnya baik diangkat besi, berat dan binaraga tergantung bagaimana kesiapan atletnya. Apakah angkat besi, angkat berat dan binaraga ada itu yang memang kami menunggu pengiriman nama-nama dari daerah sesuai nomor yang dipertandingkan untuk kita bisa tau jumlah jelas atlet yang akan hadir,” terangnya.

Pada umumnya untuk daerah-daerah kesiapan angkat besi dan angkat berat kurang kecuali Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura kalau daerah yang lain dia lebih banyak ada di Binaraga. Untuk kejurda sendiri kita tidak pakai batasan umur.

“Jadi kalau batasan umur kita mau seleksi sekarang tidak akan bisa, jadi yang sudah ada sementara di TC berjalan itu memang itu ada tapi itupun kita belum seleksi jadi kita harus seleksi dulu sehingga tidak tergantung umur yang penting khusus untuk yang terukur ini dia harus punya kemampuan kita rekomendasi tapi nanti kita tinggu dihasil kejuaraan,” bilangnya.

Ditanya apakah atlet yang dipersiapkan diperbolehkan ikut dalam kejurda. Billy Watoru y mengatakan atlet yang dipseriapkan ke POPNAS tidak diperbolehkan. Karena mereka sudah masuk dalam pemusatan latihan persiapan POPNAS.

“Kalau POPNAS kita itu hanya angkat besi, kebetulan saya juga selaku ketua panitia angkat besi untuk POPNAS dan itu sudah ada persiapan pelatih. Jadi mereka tidak terlibat untuk persiapan ke PON dan itu sudah dipisahkan memang,” terangnya.

Untuk kejurda sendiri akan di laksanakan di Gor Cenderawasih tepatnya di lapangan sepak takraw. (MG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here