Pemkab Jayapura Gelar Halal Bihalal Jalin Keharmonisan dan Kerukunan dalam Bingkai Kebhinnekaan 

0
59
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., saat menyampaikan sambutannya pada acara Halal Bihalal 1 Syawal 1440 Hijriah di Halaman Parkir VIP Kantor Bupati Jayapura, Selasa (18/6) kemarin. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menggelar Halal Bihalal yang diikuti seluruh ASN di lingkup Pemkab Jayapura, TNI-Polri dan masyarakat di Kabupaten Jayapura dalam rangka membangun kebersamaan dan menembus perbedaan antara semua komponen di Bumi Khenambai Umbai

 

Halal bihalal yang berlangsung di Halaman Parkir VIP Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (18/6) kemarin pagi ini juga dirangkai dengan pelepasan 105 jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Jayapura.

 

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E, M.Si dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Jayapura sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Papua yang memiliki nilai toleransi antar umat beragama yang tinggi. Sebab itu, keberagaman harus diterima dan kebersamaan hendaknya ditingkatkan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam pembangunan daerah.

 

“Kita semua tentu mengetahui, bahwa beberapa bulan terakhir ini kita diperhadapkan dengan sejumlah kegiatan besar yang berpotensi menghancurkan kebersamaan. Namun ternyata semua boleh berlangsung dengan baik,” ucapnya.

 

 

Sebut saja, lanjut Bupati Mathius, ada proses Pemilu Serentak tahun 2019, baik itu Pemilihan Presiden (Pilpres) yang dilangsungkan bersamaan dengan Pemilihan Legislatif (Pileg). Dimana, dalam dua moment tersebut semua pihak terlibat dalam dukung-mendukung kandidat masing-masing.

 

 

Kondisi itu menyisakan perbedaan pendapat dan saling membenci yang masih membekas di hati setiap pihak. Situasi tersebut jika tidak segera diatasi, maka ancaman jangkah panjangnya berpotensi menghancur kebersamaan di daerah ini.

 

 

Dikatakan, melihat dinamika tersebut maka Pemerintah Kabupaten Jayapura merayakan Halal Bihalal. Diharapkan, melalui halal bihalal ini semua perbedaan pandangan yang terjadi selama ini dapat diselesaikan. Kemudian selanjutnya, melangkah ke depan dengan penuh semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

 

 

“Kiranya lewat halal bihalal ini dapat terjalin keharmonisan kerukunan hidup beragama dalam bingkai keBhinekaan menuju Jayapura yang berkualitas, sejahtera dan mandiri,” ungkap Mathius Awoitauw.

 

 

Dirinya juga mengajak kepada semua komponen di daerah ini, baik pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat untuk bersatu padu, bahu-membahu serta bergandengan tangan membangun daerah ini demi meraih kesejahteraan bersama.

 

 

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal, Alpius Toam, S.T, M.MT dalam laporannya menyebutkan, bahwa pelaksanaan Halal Bihalal ini merupakan sebuah kegiatan keagamaan yang sering dilakukan setiap tahun di daerah ini.

 

 

“Banyak pihak yang telah kami undang, mulai dari pemerintah, TNI, POLRI, masyarakat dan lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya untuk hadir dan mengikuti Halal Bihalal ini. Dan, para pihak tersebut sudah hadir. Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadirannya,” ucap Alpius Toam.

 

 

Pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura ini juga mengharapkan, makna Halal Bihalal dapat membawa perubahan dalam semua proses pembangunan di daerah ini. Kabupaten Jayapura dapat menjadi salah satu kabupaten di Papua kehidupan warganya hidup menghargai perbedaan. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)