Partai Demokrat Papua Menolak KLB dan Tetap Dukung Ketua Umum SBY

0
182

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Menanggapi Proklamasi Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) pada 13 Juni 2019, perkenankan  Dewan Pimpinan Daerah Partai Drmokrat Provinsi Papua menyampaikan Pernyataan Sikap dan Partai Demokrat Papua Menolak KLB dan Tetap Dukung Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ricky Ham Pagawak usai mencoblos pada Pemilu 2019 lalu. (ISTIMEWA)

Hal ini disampaikan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Papua, atas nama  Wakil Ketua, Ricky Ham Pagawak, SH, M.Si. bersama Sekretaris DPD Partai Demokrat Papua, Carolus K.K. Boli, SE, MM.,  melalui keterangan yang diterima lintaspapua.com  pada Kamis (19/6/2019) siang.

Partai Demokrat Papua menyatakan, bahwa walaupun disampaikan dengan gaya bahasa yang cukup santun oleh GMPPD melalui Press Release-nya, menurut pihaknya  tetap tidak tepat untuk disampaikan di tengah-tengah suasana dukacita mendalam yang sedang dialami oleh Bangsa Indonesia.

“Terlebih khusus dalam Keluarga Besar Partai Demokrat Indonesia, atas meninggalnya Ibu yang kami kasihi, hormati dan banggakan : Ibu Negara Hj. Kristiani Herrawati, S.IP (Ibu Ani Yudhoyono) pada tanggal 1 Juni 2019 yang lalu,” ujar Wakil Ketua, Ricky Ham Pagawak, SH, M.Si.

Pihaknya menilai,  terhadap pernyataan tentang adanya Pengurus DPP Partai Demokrat yang sering memberikan pernyataan yang tidak sesuai dengan marwah, karakter dan jatidiri Partai Demokrat, dan menyikapi hasil Pemilu Tahun 2019 yang dialami oleh Partai Demokrat serta hal-ikhwal lainnya.

“Maka sebaiknya dilakukan evaluasi dan koreksi secara komprehensif dan dilakukan secara internal sesuai mekanisme yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat,” jelasnya.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Carolus K Bolly, SE, MM . (ISTIMEWA)

Senada dengan itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Papua, Carolus K.K. Boli,  mengatakan, bahwa  terhadap persiapan Silahturahmi Nasional dan ajakan penyiapan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB).

“Kami menyatakan  tidak setuju  dan menolak dengan tegas rencana pelaksanaan KLB tersebut karena tidak ada urgensinya dan tidak sesuai dengan amanat AD/ART untuk melaksanakan KLB Partai Demokrat saat ini,” tandasnya mengahiri pembicaraan.

 

Carolus Boli menyampaikan, bahwa  Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Papua akan tetap tunduk dan taat serta mendukung sepenuhnya kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bapak Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono sampai berakhirnya masa jabatan sesuai Anggaran Dasar dan  Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat. (Dhoto)