Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, dan Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, saat menyerahkan bantuan operasional bagi MU dan 10 Majelis Taklim se-kab Keerom, disela-sela acara Halal Bi Halal di lingkungan Kantor Kemenag Keerom, di Skanto, kemarin. (Arif / HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom, menggelar kegiatan Halal Bi Halal di lingkungan Kemenag Keerom pada Senin, 17 juni 2019, kemarin. Ratusan orang dari jajaran kantor kemenag dan sekolah agama beserta Muspida termasuk Bupati Keerom, menghadiri kegiatan yang dilaksanakan di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Huda, Jaifuri, Arso III.

Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, dan Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, saat menyerahkan bantuan operasional bagi MU dan 10 Majelis Taklim se-kab Keerom, disela-sela acara Halal Bi Halal di lingkungan Kantor Kemenag Keerom, di Skanto, kemarin. (Arif / HPP)

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, turut hadir pada kesempatan kali ini. Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, bersama jajaran bertindak selaku tuan rumah. Juga hadir Ketua DPRD Keerom, Syahabudin SP, MSi, Kapolres Keerom yang diwakili Kasat Bimmas, AKP. Mujiat, Ketua MUI, Kyai Mahfud Muhdhor, Ketua PHDI, Wayan Suhartana dan perwakilan dari Klasis Keerom, Dekenat Keerom, FKUB dan lainnya.

Bupati Keerom dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai kemajuan dibidang pembinaan agama dan pendidikan agama di keerom terus terlihat menyusul usaha simultan seluruh pihak di Keerom dimotori Kemenag Keerom.

‘’Tahun ini ada SMUK St. Arnoldus telah menjadi sekolah negeri, dan tahun depan diwacanakan lagi untuk sekolah muslim al – maarif di Arso X, ini kemajuan baik bagi Keerom terutama untuk pendidikan agama,’’ujarnya.

Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, dan Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, saat menyerahkan bantuan operasional bagi MU dan 10 Majelis Taklim se-kab Keerom, disela-sela acara Halal Bi Halal di lingkungan Kantor Kemenag Keerom, di Skanto, kemarin. (Arif / HPP)

Ia menambahkan usaha Pemkab keerom untuk meningkatkan IPM salah satunya adalah melalui dunia pendidikan, peningkatan pendapatan ekonomi kreatif daan lainnya. ‘’Kita harap semua satu padu dan bergandengan tangan untuk pembangunan. Sesuai tema kali ini untuk melayani umat, bukan muslim saja juga untuk umat beragama yang lain,’’pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, mengemukakan, bahwa bantuan dari Kemenag Keerom melalui pagu APBN pada kesempatan tersebut disalurkan untuk perangkat keagamaan di Keerom. Diantaranya MUI Keerom, Klasis dan Dekenat Keerom, PHDI Keerom, juga majelis taklim se-Kab Keerom.

‘’Selain itu kami juga serahkan ke kelompok kerja pendidikan agama islam PAI, MGMP PAI tingkat SD hingga SMU, juga untuk agama Kristen, dan Katholik. Ini semua kita harapkan mendukung terciptanya pembangunan mental spiritual dan mendorong nilai nilai religious keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Keerom,’’jelasnya.

Sementara itu Kyai Mahfud Muhdhor dalam penyampaian hikmah halal bi halal mengemukakan, pelaksanaan hari raya adalah perayaan universal sebagai persiapan untuk melaksanakan sesuatu yang lebih baik. Karena telah melewati ibadah puasa sebagai proses cleansing, balancing dan activating.

‘’Dengan puasa kita kembali kepada kemanusiaan, karena tanpa puasa maka tak ada peningkatan untuk mencapai derajat yang lebih tinggi. Karena manusia yang mau berpikir dan berakal, maka derajatnya lebih tinggi. Akal tak akan naik tanpa ilmu, dan ilmu tak bisa pengaruh kalau tak ada yakin atau iman,’’jelasnya.

Sementara makna Halal bi halal adalah sarana atau wadah, maka semua akan baik kalau yang diwadahi juga baik. Ini sesuai sunnah nabi yaitu silul arham, sebarkan kedamaian atau sebarkan salam kepada seluruh umat manusia. (rif / HPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here