SENTANI (LINTAS   PAPUA) – Untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayapura beserta TNI-Polri dan masyarakat, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dan jajarannya akan menggelar halal bihalal di halaman kantor Bupati Jayapura, besok Selasa (18/6/2019) pagi pukul 09.30 WIT.

Saat ini kan masih dalam suasana lebaran Idul Fitri atau masih dalam bulan Syawal, sehingga halal bihalal ini dianggap penting untuk dilakukan. Supaya mempererat tali silaturahmi antara Pemkab dan PNS serta sesama PNS dilingkungan Pemkab Jayapura, kemudian antara Pemkab dan TNI-Polri serta sesama masyarakat di Kabupaten Jayapura.

“Halal bihalal kali ini mengangkat tema “Terjalinnya keharmonisan kerukunan hidup dalam bingkai Kebhinnekaan menuju Jayapura berkualitas, sejahtera dan ramah”, ujar Ketua Panitia Halal Bihalal, Alpius Toam, S.T., M.MT., saat ditemui wartawan di Pelataran Parkir Kantor Bupati Jayapura, Jumat (14/6/2019) sore pekan lalu.

“Jadi, pemerintah daerah Kabupaten Jayapura tahun 2019 ini akan melaksanakan halal bihalal 1 Syawal 1440 Hijriah, untuk Pemkab Jayapura dengan PNS, kemudian antara Pemkab dengan TNI-Polri dan juga seluruh masyarakat,”

Selain itu, sebutnya, dalam acara halal bihalal, akan diadakan acara pelepasan 105 orang jamaah calon haji asal Kabupaten Jayapura.

“Dalam acara halal bihalal ini pak bupati juga akan melepas jamaah calon haji sekitar 105 orang yang akan dilepas pada hari Selasa (18/6) besok bersamaan dengan acara halal bihalal. Jadi, panitia sudah melakukan rapat persiapan terakhir pada hari ini (Jumat, 14/6) dan semuanya sudah siap untuk pelaksanaannya. Sehingga di acara halal bihalal itu sekaligus dilepas para calon jamaah haji,” cetus pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura.

“Sebagian besar beragama Kristen didalam kepanitiaan halal bihalal itu. Contoh ketua panitianya itu saya sendiri, sekretaris juga beragama Kristen, cuma sekretaris II saja yang beragama Muslim. Artinya, ini wujud kerukunan umat beragama tidak hanya didalam pernyataannya. Tapi, dalam implementasinya juga atau didalam semua acara-acara keagamaan itu juga kami lakukan. Termasuk juga nanti didalam acara halal bihalal ini akan ada penampilan paduan suara. Sehingga acara nanti diawali dengan Qasidah, dan diakhir acara ada paduan suara,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)