Renungan Minggu, 2 Juni 2019 : AMBIL KEPUTUSAN YANG TERBAIK, BUKAN HANYA BAIK

0
1466

Bacaan Hari ini :
1 Korintus 10:23 “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.”

Beberapa hal tidak serta merta salah; beberapa tidak perlu. K ebanyakan pilihan yang Anda buat dalam hidup sebenarnya bukan soal baik atau buruk, tapi lebih kepada apa yang terbaik untu Anda.

Alkitab berbicara tentang hal ini dalam 1 Korintus 10:23: “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.”

Beberapa hal sifatnya netral secara moral. Untuk dapat membuat sebuah keputusan yang baik, Anda harus mengacu pada standar yang lebih tinggi dan bertanya, “Apakah saya akan menjadi orang yang lebih baik jika saya melakukan ini?” Itu yang disebut uji peningkatan.

Saya ingat berpuluh tahun lalu di masa ketika istri saya masih menyusui bayi kami, yang selalu lapar di siang hari. Dia menyusui sambil menonton TV. Acara TV apa yang ada di siang bolong? Sinetron.

Ternyata, program sinetron ini terus berlanjut, dari sinetron satu ke sinetron berikutnya. Setelah dia menonton dua judul sinetron, dia lanjut ke sinetron berikutnya. Itu waktu yang panjang bagi bayi untuk terus-menerus diberi makan!

Setelah beberapa lama, istri saya baru tersadar bahwa dia tidak melakukannya demi bayi kami, tapi dia sebenarnya mengatur jadwalnya sendiri, memastikan bahwa dia bisa menonton sinetron-sinetron itu. Dia membuat jadwalnya seperti ini: “Aku akan menyetrika dulu” atau “Aku akan membersihkan dapur dulu,” kemudian memastikan dia berada di dekat TV.

Istri saya seakan-akan kenal dekat dengan kehidupan karakter fiksi di sinetron-sinetron itu. Dia menjadi sangat tertarik dengan kehidupan orang-orang yang bahkan tidak nyata! Kemudian suatu hari, dia seakan ditimpa satu ton batu bata: “Aku hanya membuang-buang hidupku! Ini tidak akan membuatku menjadi perempuan atau ibu atau istri yang lebih baik. Sinetron ini tidak memberiku faedah sama sekali. Aku seharusnya lebih peduli dengan orang-orang yang nyata.”

Apakah Anda lebih tertarik pada karakter fiksi di TV dibanding dengan Paulus atau Petrus atau para murid Yesus dan pada kehendak Allah atas hidup Anda?
Apakah Anda menginvestasikan waktu Anda dalam kehidupan dangkal orang-orang yang mengisi manghiasi majalah selebriti?
Apakah Anda terpaku pada acara olahraga di TV begitu Anda tiba di rumah di akhir minggu Anda?

Apakah semua itu salah?
Tidak.
Apakah semua itu buruk?
Tidak.
Pertanyaannya bukanlah, “Memangnya apanya yang salah dengan itu?” Pertanyaannya adalah, “Apakah itu akan membuat saya semakin seperti Yesus?”

Renungkan hal ini:
– Kegiatan atau kebiasaan apa saja yang tidak buruk, tetapi bukan yang terbaik, yang Allah mau Anda lakukan? 
– Kegiatan apa yang bisa menggantikan hal-hal yang tak perlu tersebut, sehingga Anda tumbuh sebagai pengikut Kristus?
– Apakah ide Anda tentang apa yang terbaik sama dengan apa yang akan membuat Anda menjadi semakin serupa seperti Yesus?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 17-18; Yohanes 13:1-20

Pilihlah tindakan dan pengaruh yang berguna untuk hidup Anda. Pilihlah apa yang Anda butuhkan, bukan yang Anda inginkan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)  (Dikutip dari sahring firman Tuhan di Grup WhatsAp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here