BPJS Kesehatan Gelar Forum Kemitraan di Kabupaten Jayapura

0
78
BPJS Kesehatan Cabang Jayapura bersama dengan pemangku kepentingan menggelar forum kemitraan sebagai upaya pembahasan penyelenggaraan program JKN-KIS di Kabupaten Jayapura. (Fransisca / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  – BPJS Kesehatan membentuk Tim Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan di setiap kabupaten/kota sebagai wadah untuk melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada pihak terkait.

Hal ini sebagaimana disampaikan dalam keterangan pers dari Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah, sekaligus menjelaskan, bahwa hal ini dibentuk, agar stakeholder pemerintah dan organisasi profesi sebagai mitra keria BPJS Kesehatan dapat mengetahui program-program pelayanan kesehatan di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta bersama-sama mencari solusi terhadap masalah terkait pelayanan kesehatan dalam Program JKN-KIS.

Tim Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten/Kota melakukan pertemuan 2 kali setahun sesuai Surat Edaran Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Nomor 24 Tahun  2017 tentang Pelaksanaan Program  Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Tingkat Provinsi dan Kab/Kota.

BPJS Kesehatan Cabang Jayapura bersama dengan pemangku kepentingan menggelar forum kemitraan sebagai upaya pembahasan penyelenggaraan program JKN-KIS di Kabupaten Jayapura.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Ardiansyah, saat wawancara. (Fransisca / lintaspapua.com)

“Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah mencapai persamaan pemahaman tentang Program Jaminan Kesehatan, mempermudah koordinasi antar instansi yang terkait dalam  menyelesaikan kendala- kendala operasional di lapangan, memperoleh dukungan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan sesuai kewenangan dan fungsi masing-masing lembaga instansi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah.

 

Kegiatan Forum ini di pimpin langsung oleh Asisten I Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman, dan diikuti oleh pemangku kepentingan seperti Direktur Rumah Sakit Yowari, Ketua IDI Kabupaten Jayapura, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Kepala Puskesmas Sentani, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP),Plt. Dinas Bapeda, Sekretaris BKD, Sekretaris Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya.

 

Dalam arahannya, Rahman menyampaikan bahwa fokus utama dari forum kemitraan ini agar pemangku kepentingan mempunyai kesamaan pandangan dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada peserta JKN-KIS.

 

“Saya juga meminta Rumah Sakit, Dinas Kesehatan dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) diharapkan terus terjalin Komunikasi sehingga pembuatan Surat Izin Praktek (SIP) dokter baik di Rumah sakit maupun di Puskesmas bisa berjalan dengan lancar serta Surat Izin Operasional (SIO) yang belum memiliki masa berlakunya mohon di pastikan kembali agar cepat diselesaikan,”ujar Rahman.

 

Sementara itu, Djamal menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan komunikasi yang sudah berjalan dengan baik. Upaya yang kami lakukan memberikan Reminder ke Rumah Sakit akan Kadarluarsa Klaim serta FKTP yang memiliki non kapitasi seperti kliam persalinan, klaim rawat inap dan lainnya agar dapat diklaimkan supaya bisa terbayarkan karena sebelumnya 2 tahun batas verifikasinya sekarang menjadi 6 bulan berdasarkan Perpres 82 Tahun 2018, sehingga kedepan bisa di klaimkan secara rutin setiap bulan. (Fransisca / lintaspapua.com)