<
Lintaspapua.com

Gubernur Lukas Enembe Ingatkan OPD Rencanakan Program PON Sesuai UU

LINTAS PAPUA - Senin, 6 Mei 2019 - 09:41 WITA
Gubernur Lukas Enembe Ingatkan OPD Rencanakan Program PON Sesuai  UU
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH., saat memberikan keterangan pers. (Erwin / HPP) ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Gubernur Papua,  Lukas Enembe kembali mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) agar dalam perencanaan program kerja Pekan Olahraga Nasional (PON)XX 2020, berpijak pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian, diharapkan setiap program kerja yang direncanakan kedepan, dapat terlaksanakan dengan baik serta pejabatnya tak tersangkut kasus penyalahgunaan keuangan.

Staf Ahli Gubernur, Anni Rumbiak, saat membawakan sambutan Gubernur Papua. (Erwin / HPP)

“Paling tidak harapannya setelah pelaksanaan PON tak ada pejabat di OPD yang tersangkut kasus korupsi,” ujar Gubernur Papua dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Anni Rumbiak, bimbingan teknis pelaksanaan dan perubahan kontrak dalam menunjang pelaksanaan PON XX, di Jayapura, Kamis (2/5).

Menurutnya, persiapan PON merupakan pekerjaan besar yang harus dilakukan dengan baik dan sesuai ketentuan. Oleh karenanya, pelaksanaan bimbingan teknis tersebut dipandang penting, guna mengimplementasikan kontrak-kontrak, terkait pengadaan barang dan jasa guna mendukung terselenggaranya PON Papua.

“Intinya, dari kegiatan ini kita harapkan bisa mencegah keterlambatan kontrak, kontrak gagal atau wanprestasi, sengketa kontrak, serta mencegah terjadinya kerugian negara dan tindak pidana korupsi yang pada akhirnya terhindar dari urusan yang berhubungan dengan aparat penegak hukum,” harapnya.

Gubernur akui, pekerjaan pengadaan barang dan jasa di Provinsi Papua belum berjalan secara efektif dalam menyambut PON XX tahun 2020 Papua. Dimana, beberapa pekerjaan belum berjalan maksimal akibat kapasitas aparatur yang menguasai bidang tersebut, secara kualitas maupun kuantitas masih memerlukan pendampingan, konsultasi dan bimbingan teknis.

Dilain pihak, kurangnya kesadaran dari pimpinan, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal.

“Makanya saya harap melalui bimtek ini dapat menunjang semua proses perencanaan program kerja guna mendukung suksenya PON. Saya pun mengajak semua masyarakat agar turut serta berpartisipasi dan menggemakan PON XX tahun 2020 diseluruh penjuru tanah ini,” pungkasnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123