<
Lintaspapua.com

Menanti Hasil Pemilu Serentak 2019, Inilah Tanggapan Ketua Kadin Kabupaten Jayapura

LINTAS PAPUA - Jumat, 3 Mei 2019 - 16:31 WITA
Menanti Hasil Pemilu Serentak 2019, Inilah  Tanggapan Ketua Kadin Kabupaten Jayapura
Ketua Kadin Kabupaten Jayapura, Hengky Jokhu, saat diwawancara. (Irfan / HPP) ()
Penulis
|
Editor

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Tensi politik dalam negeri masih memanas selepas tahapan pemungutan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak baik itu Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 lalu. Kedua kubu, yaitu Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sama-sama mengklaim meraih kemenangan.

Kalangan pengusaha khususnya di Papua turut mencermati perkembangan situasi yang ada. Salah satunya adalah Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Jayapura Hengky Jokhu. Ditemui di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, belum lama ini, Hengky Jokhu meminta semua pihak bersabar dan apapun hasil resminya dari KPU itu bisa diterima oleh semua pihak dengan lapang dada serta hati terbuka.

Ketua Umum Kadin Kabupaten Jayapura,  Hengky Jokhu mengatakan, bahwa pihaknya bersyukur dan juga memberi apresiasi pada pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 yang telah berlangsung secara aman dan damai.

“Yang pertama, tentu saja kita mensyukuri bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini telah berlangsung dengan lancar, tertib, aman dan damai. Meskipun di tingkat perhitungan suara terjadi beberapa insiden, karena keletihan daripada petugas baik itu PPS maupun KPPS itu sendiri. Tetapi, secara garis besar tidak mempengaruhi jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang telah berlangsung pada tanggal 17 April 2019 lalu,” kata Hengky Jokhu ketika memberikan keterangan pers, di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, belum lama ini.

Pria yang juga Ketua LSM Papua Bangkit itu mengatakan, siapapun yang terpilih nanti sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia, maka seluruh rakyat Indonesia harus berjiwa besar untuk memberi ucapan selamat serta mendukung presiden dan wakil presiden yang terpilih tersebut.

“Siapapun yang terpilih, haruslah kita ucapkan selamat. Siapapun kita atau apapun posisi dan status kita, marilah kita bersama-sama untuk mendukung proses pemilihan itu yang saat ini dalam tahapan perhitungan suara di KPU. Apapun hasilnya kita harus menerima dengan lapang dada dan hati terbuka, kita tidak perlu kecewa karena itulah pesta demokrasi. Tidak perlu menyalahkan atau menuduh, karena uang atau beli suara dan sebagainya,” ujar Hengky Jokhu.

“Dan tentunya kita berharap kepada mereka yang terpilih itu akan menjalankan tugas-tugasnya, baik itu sebagai presiden dan wakil presiden maupun sebagai Legislator yang baik. Kemudian menjalankan amanah pemilih secara baik dan benar lewat tugas serta karya-karya sebagai Eksekutif di Pemerintahan maupun sebagai Legislator di DPR untuk lima tahun kedepan,” sambungnya.

Selain itu, menurut Hengky, Pemilihan Umum (Pemilu) itu adalah pesta demokrasi yang dilaksanakan secara nasional yang harus didukung oleh semua pihak.

“Apapun hasilnya, kita tunggu hasil resmi dari KPU dan tentu kita harapkan itu bisa diterima oleh semua pihak dengan lapang dada dan berjiwa besar,” tuturnya.

Menurutnya, pemilih-pemilih yang ada di wilayah perkotaan itu sangat realistis, karena mereka memilih orang yang mereka percaya.

“Jadi pemilih itu adalah realistis, pemilih-pemilih di tengah kota ini sangat realistis. Mereka memilih orang yang mereka percaya, untuk mewakili aspirasi mereka baik di Eksekutif maupun di Legislatif. Terlepas dari mana asal-usulnya orang tersebut, apakah dia itu pendatang (Non Papua), apakah dia itu Orang Asli Papua (OAP), apakah dia itu orang berambut keriting atau lurus, apakah dia beragama Nasrani, atau Muslim, atau Buddha maupun Hindu itu tidak ada pengaruhnya sama sekali,” paparnya.

“Sepanjang dia dipercaya dan dipilih oleh rakyat, silahkan dia mengemban amanah rakyat lewat kursi Legislator maupun Eksekutif. Tidak perlu merasa kecewa, tidak perlu ada yang merasa dia yang harus terpilih. Karena mereka yang terpilih itulah yang terbaik dari yang terbaik,” sambung Hengky Jokhu yang juga salah satu pengamat politik di Papua.

Ketika ditanya apakah situasi politik saat ini berdampak pada pengusaha, lanjut Hengky Jokhu dampak memanasnya situasi politik bagi pengusaha memang belum terasa hingga saat ini.

“Kita harap janganlah, tapi memang demand-nya masih datar-datar saja. Sehingga untuk saat ini kita masih jalan seperti biasa saja lah,” tukas Hengky Jokhu. (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123