Hardiknas 2019, Wabup Giri Wijayantoro Akui Pendidikan Adalah Pondasi Bagi Suatu Bangsa

0
129
Suasana Para Pelajar saat peringatan Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5/2019) kemarin pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Pendidikan adalah salah satu hal yang paling utama untuk membangun bangsa Indonesia,karena pondasi yang kuat bagi suatu Negara adalah ilmu pengetahuan.

Oleh karena itu, di Hari Pendidikan Nasional ini hendaknya dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh Insan pendidikan akan penting dan strategisnya Pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Jayapura,  Giri Wijayantoro kepada wartawan usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5/2019) kemarin pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Korneles Yanuaring, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Alpius Toam, S.T., M.MT., dan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura.

“Bagaimana kita bisa membangun Negara ini kalau kita sama sekali tidak memiliki ilmu. Karena bung Karno dan rekan-rekannya serta seluruh rakyat Indonesia pada masa itu adalah orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan lebih, sehingga mereka berjuang mati-matian untuk mendirikan bangsa ini” imbuh Wabup Giri.

Wabup Giri juga mengungkapkan, pada masa penjajahan Belanda, pendidikan hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang merupakan keturunan ningrat saja.

Melihat hal itu, lanjut Wabup Giri, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat berjuang agar dunia pendidikan tidak hanya dapat dirasakan oleh mereka yang keturunan ningrat saja.

“Ki Hajar Dewantara ini nama aslinya adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, dia adalah keturunan ningrat di Jawa. Tapi, karena ia melihat ada perlakuan tidak adil kepada rakyat kecil yang tidak bisa mendapatkan pendidikan, maka dia merubah namanya dan melepaskan semua embel-embel ningrat yang melekat pada dirinya dan turun untuk mengajar kepada masyarakat pada masa itu. Makanya sampai saat ini ia dikenal sebagai bapak pendidikan Nasional” papar Giri.

Dia juga menambahkan, dalam perkembangan jaman saat ini para peserta didik sudah lebih mudah untuk mendapatkan bahan pembelajaran.
Sebab itu, ia meminta agar seluruh siswa-siswi yang ada di Kabupaten Jayapura dapat terus belajar, sehingga dapat membantu pemerintah untuk membangun daerah dengan berbagai cara dan ilmu yang didapatkan selama mengikuti pendidikan baik di bangku sekolah ataupun pada perguruan tinggi nantinya.

“Hanya itu harapan kami, karena adik-adik ini adalah masa depan dan penerus kami. Sehingga kalian perlu memperdalam ilmu yang kalian pelajari saat ini, sehingga nantinya bisa ikut berkontribusi untuk membangun daerah agar menjadi lebih baik kedepan,” tutupnya.

Meski hujan melanda Kota Sentani dan sekitarnya, namun hal ini tidak menyurutkan antusiasme siswa-siswi SD, SMP dan SMA untuk mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Kamis (2/5).
Upacara yang dilaksanakan sekiranya pukul 10.00 WIT.

Nampak diikuti oleh ratusan peserta didik. Selain para siswa, upacara tersebut diikuti oleh seluruh pimpinan Forkompimda yang ada di Kabupaten Jayapura. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)