Alumni SMP Kristus Raja Sumbang  150 Kantong Darah ke PMI

0
638
Suasana donor darah Alumni SMP YPPK Kristus Raja Kota Jayapura di Main Hall, Kantor Gubernur Papua, Dok II, Jayapura, Sabtu pekan lalu. (Erwin / HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA ) – Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat serta dalam rangka reuni akbar pertengahan tahun ini, Alumni SMP YPPK Kristus Raja Kota Jayapura bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD)  PMI Kota Jayapura, menggelar aksi donor darah, Sabtu pekan lalu, di Main Hall Kantor Gubernur.

Dari aksi sosial ini, Alumni SMP Kristus Raja menyumbang 150 kantong darah kepada PMI Papua.

Selain donor darah, aksi sosial yang dibuka Koordinator Seksi Acara Panitia Reuni Akbar SMP YPPK  Kristus Raja- Jayapura Chris Wahono mewakili Ketua Panitia Yulianus Mambrasar tersebut, melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, diantaranya cek kolestrol, asam urat, gula darah dan konsultasi bersama para ahli kesehatan yang dipimpin dr. Helena Pakiding,  spesialis penyakit paru RSUD Abepura.

“Kegiatan sosial ini merupakan rangkaian kegiatan reuni akbar SMP Kristus Raja yang telah digelar sebelumnya”.

“Yang pasti ini kegiatan sosial yang mengusung tajuk membagi kasih untuk semua. Tentunya kita harap melalui kegiatan ini masyarakat di seluruh Papua bisa tergerak hatinya agar lebih peduli dan rutin mendonorkan darahnya ke PMI,” terang Chris Wahono.

Pihaknya berharap pada kegiatan aksi jalan santai beserta masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya 28 Juni 2019 atau sehari sebelum pelaksanaan reuni akbar, pemerintah provinsi dapat ikut berpartisipasi mensukseskan acara tersebut.

Sebelumnya, alumni SMP YPPK Kristus Raja Jayapura, Angkatan tahun 1990 – 2018, melakukan anjangsana ke tiga panti asuhan di wilayah port numbay.

Dipimpin Ketua Panitia Reuni akbar Alumi SMP YPPK Kristus Raja Jayapura, Yulianus M. Mambrasar, kunjungan silaturahmi diawali dengan memberikan bingkisan kepada Yayasan Humania Polimak, Panti Asuhan Pelangi Abepura serta Kerahiman di Hawai, Sentani Kabupaten Jayapura.

Disela-sela anjangsana, Ketua Panitia Yulianus Mambrasar mengatakan kegiatan sosial ini merupakan sebuah bentuk kepedulian para alumni terhadap sesama.

Wakil Ketua Pantia Gerardus Ferdinand Helan mengatakan kegiatan sosial yang dilakukan para alumni, tak terbatas pada kegiatan anjangsana. Dimana kedepan bakal ada kegiatan donor darah yang diharapkan bisa membantu unit transfusi di rumah sakit, dalam memberikan pertolongan bagi pasien. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here