Tingkatkan SDM, Pemkab Jayapura Jalin Kerjasama dengan Universitas Pelita Harapan

0
649
Kerjasama bidang pendidikan antara Pemkab Jayapura dengan UPH itu diawali dengan seminar pendidikan dan juga sosialisasi program beasiswa bagi 400 peserta seleksi, yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (26/4/2019) pagi pekan lalu. Tampak saat foto bersama. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi penerus Orang Asli Papua (OAP) di Bumi Khenambay Umbay dan sekaligus untuk menjawab Visi Jayapura Cerdas, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menjalin kerjasama dengan Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta.

Kerjasama bidang pendidikan antara Pemkab Jayapura dengan UPH itu diawali dengan seminar pendidikan dan juga sosialisasi program beasiswa bagi 400 peserta seleksi, yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (26/4/2019) pagi pekan lalu.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat membuka kegiatan. (Irfan / HPP)

Kerjasama antar dua lembaga itu di fokuskan pada tiga aspek utama yang menjadi dasar dalam kehidupan bermasyarakat. Tetapi, juga sebagai bagian dari kebutuhan warga saat ini berdasarkan pada kondisi dan potensi yang dimiliki daerah.

 

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, dalam sambutannya saat membuka Seminar Pendidikan dan Sosialisasi Beasiswa bagi 400 lebih siswa yang akan diseleksi untuk melanjutkan pendidikan di UPH mengatakan, Kabupaten Jayapura membutuhkan SDM yang handal guna mengelola Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah.

“Sumberdaya alam kita luar biasa, namun kita belum bisa kelola secara maksimal. Oleh karena itu, kita butuhkan anak-anak yang terampil, anak-anak yang punya motivasi dan punya semangat untuk membangun Tanah Papua. Saya yakin yang hadir hari ini adalah calon-calon pemimpin untuk Tanah Papua,” imbuh Mathius Awoitauw.

Untuk itu, Bupati Mathius mengajak para siswa untuk benar-benar mendaftar di UPH, karena keterpanggilan hati. Sebab, peserta yang akan lolos seleksi, selain menempuh pendidikan namun diimbangi dengan pendidikan karakter selaku umat beragama.

Dengan demikian, hasil akhir yang diperoleh dari UPH. Selain tinggi ilmu, tetapi juga berakhlak dan budi pekerti yang baik.

Dirinya menekankan, bagi yang lolos seleksi agar jangan beripikir lagi untuk kuliah di tempat lain. Sebab, UPH dari aspek pengetahuan dan fasilitas yang tersedia sangat memadai sesuai dengan standart internasional.

“Biarlah kerjasama ini menjadi suatu gerakan bersama baik pemerintah daerah. Tetapi, juga para orang tua murid, untuk bersama-sama memberikan support bagi anak-anak terbaik dari Kabupaten Jayapura menyelesaikan pendidikan dan kembali membangun daerah,” tukas Bupati Jayapura Mathius Awoitauw.

Sementara itu djempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, S.T, M.MT menjelaskan, kerjasama bidang pendidikan ini merupakan program pemerintah daerah, terutama Bupati Jayapura dalam Visi Jayapura Cerdas serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

 

Itu yang kemudian pemerintah melalui kami di Diinas Pendidikan melakukan upaya kerjasama dengan sejumlah universitas bertaraf internasional. Tetapi, yang sangat merespon itu adalah Universitas Pelita Harapan, sehingga atas petunjuk bapa bupati maka kerjasama ini kami jalin,” jelas Alpius Toam.

Dikatakan pria yang pernah menjabat sebagai Kepala SMK Negeri 1 Sentani, Universitas Pelita Harapan memiliki fasilitas yang memang sangat lengkap. Dimana, pada bulan Maret lalu, Bupati dan juga kepala dinas pendidikan, kepala dinas kesehatan serta beberapa pimpinan perangkat daerah diundang untuk melihat fasilitas dan memang layak kerjasama bidan pendidikan dilakukan dengan pihak UPH.

Alpius Toam menegaskan, perekrutan anak-anak Papua yang akan menempuh pendidikan di UPH diatur berdasarkan sejumlah bidang yakni, bidang pendidikan dengan orientasi menyiapkan guru-guru yang berkualitas, bidang kesehatan menyiapkan tenaga perawat kesehatan dan bidang kepariwisataan menyiapkan pekerja di dunia kepariwisataan.

 

“Kami berharap dengan adanya seleksi yang dilakukan oleh pihak UPH mampu mendapat anak-anak Kabupaten Jayapura yang berkualitas untuk menempuh pendidikan dan selanjutnya kembali untuk membangun daerah,” harapnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here