SENTANI (LINTAS PAPUA) – Seperti tahun-tahun sebelumnya, periode bulan suci Ramadhan jadi momen bagi PT Pegadaian (Persero) untuk menggenjot kinerja. Pasalnya pada periode ini, makin banyak masyarakat yang mengajukan pinjaman.

 

Namun disisi lain, meningkatnya pengajuan pinjaman juga harus diimbangi Pegadaian dengan meningkatkan ketersediaan dananya. Nah untuk hal ini, Kepala Cabang PT Pegadaian (Persero) Cabang Sentani, Ahmad Fadly Sanjaya menyebutkan, pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut.

 

Untuk mengimbangi pertumbuhan pengajuan pinjaman, Pegadaian disebutnya sudah menyiapkan tambahan dana antara Rp 20 miliar hingga Rp 1 triliun.

 

“Jadi, kami dalam hal ini Pegadaian Cabang Sentani siap melayani masyarakat yang butuh pendanaan menjelang Ramadhan dan Lebaran tahun 2019 ini. Dalam rangka antisipasi kebutuhan Ramadhan maupun Idul Fitri, seluas-luasnya diberikan kebebasan pada nasabah berapapun yang mereka butuhkan itu akan kami siapkan” kata Ahmad Fadly Sanjaya yang juga Senior Manager Kantor PT Pegadaian (Persero) Cabang Sentani, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (23/4/2019) kemarin sore.

 

Menurut Ahmad Fadly, setiap memasuki bulan suci Ramdhan memang selalu ada kecenderungan bahwa para nasabah membutuhkan dana yang lebih. Karena itu, pihaknya memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada para nasabah yang ingin meminjam ataupun menggadaikan barang di Pegadaian.

 

Dirinya juga mengungkapkan bahwa Pegadaian berbeda dengan perbankan.

 

“Kalau di perbankan itu ada limit dan batasannya. Tapi, di Pegadaian itu tidak ada, jadi berapapun yang dibutuhkan kami siap layani, jadi tidak ada batasan. Meskipun 20 miliar rupiah, 30 miliar rupiah bahkan sampai 1 triliun rupiah, kami di Pegadaian siap untuk melayani masyarakat,” tegasnya.

 

Meskipun kebutuhan masyarakat saat memasuki bulan suci Ramadhan sangat tinggi, Ahmad Fadly juga menuturkan bahwa penebusan di bulan suci Ramadhan juga biasa cukup tinggi.

 

“Cuma biasa impact untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri itu kebanyakan penebusan oleh nasabah. Dan penebusan ini dilakukan serentak seluruh Indonesia, karena biasanya kalau lebaran itukan orang nebus untuk di pakai di hari raya,” tuturnya.

 

Ahmad Fadly juga mengungkapkan, bahwa jelang Ramadhan ini Pegadaian juga punya satu program baru yang diberi nama Gempar (Gempita Lebaran).

 

“Program ini baru di launching tadi (kemarin) pagi oleh PT Pegadaian (Persero) di Jakarta oleh direktur, nama programnya itu Gempar atau Gempita Lebaran,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, program yang baru di launching ini bertujuan untuk menambah minat masyarakat agar dapat berkunjung ke Pegadaian.

 

“Dimana, program Gempar ini adalah sebagai suatu program penjualan yang ditujukan kepada nasabah non gadai. Jadi, ditujukan untuk nasabah non gadai,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)