JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pesta demokrasi  17 April 2019 merupakan suatu bencana demokrasi yang sangat mengecewakan public baik para pelaku dunia politik maupun masyarakat.

Semua menjadi sangat tidak normal dengan berbagai kejanggalan dan kekurangan adminstrasi penyelenggaran,  bahkan logistic penyelenggaraan. Institusi penyelenggara dan institusi pengawas penyelenggaraan sama tidak melakukan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya. Demokrasi yang bersih jujur dan adil jauh dari target dan harapan.

Sementara anggaran rakyat telah terkucur dalam jumlah besar untuk menyelenggarakan pemilu tetapi saying hasil dari pelaksanaannya tidak memuaskan publik. Rakyat seolah – olah diperkosa oleh aturan yang berlaku dan aturan – aturan tambahan yang dibuat – buat.

 

Oleh karena itu, maka Masyarakat Adat Tabi sebagai bagian dari kesatuan masyarakat adat Papua dan masyarakat nusantara akan melakukan upaya untuk sebuah keadilan dari sistem pemilu yang tidak sesuai ini.

 

Forum Masyarakat Adat Tabi akan membuka Posko Pengumpulan Data Pelanggaran Pemilu 2019 yang untuk Kabupaten Jayapura bertempat di Helebhey Obhe Kampung Sereh.

 

Pandangan ini dikemukakan oleh Sekretaris Umum Forum Masyarakat Adat Tabi, Rojando Early Ibo, yang menjelaskan dalam keterangannya dan  hal yang sama juga diintruksikan kepada setiap Ketua dan Sekretaris Forum Masyarakat Adat Tabi di empat wilayah Tabi lainnya untuk melakukan hal serupa guna mengumpulkan data yang akan ditelaah dan diperjuangkan sesuai hukum dan aturan yang berlaku.  (*)