<
Lintaspapua.com

Kakanwil Kemenkumham Papua Barat dan Papua Pastikan Narapidana Mandiri : Kolaborasi Bersama Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura

LINTAS PAPUA - Sabtu, 13 April 2019 - 17:31 WITA
Kakanwil Kemenkumham Papua Barat dan Papua Pastikan Narapidana Mandiri : Kolaborasi Bersama Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura
Kepala seksi Perencanaan dan Informasi Balai Kontruksi Wil.VII Jayapura, Dwi Retno Wardani saat menerima kunjungan Kakanwil Papua Barat dan Tim juga Plh Kakanwil Kemenkum HAM Papua, Pagar Butar Butar bersama sejumlah Pejabat Eselon III dan IV mengaku bersyukur dengan kolaborasi saat ini. (Foto Istimewa) ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –    Narapidana harus menjadi mandiri. Dia harus keluar dari Lapas dengan bekal keterampilan guna menunjang Hidup, kehidupan dan penghidupannya ke depan, demikian yang diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil)  Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat, Anthonius M Ayorbaya,  di sela kinjungan kerja di Balai Jasa Kontruksi Wil.VII Jayapura, Jumat (12/4/2019)

Kepala seksi Perencanaan dan Informasi Balai Kontruksi Wil.VII Jayapura, Dwi Retno Wardani dan Kakanwil Kemenkumham Papua Barat, Anthonius M Ayorbaya, saat keduanya berjalan didepan bersama rombongan. (Foto Istimewa)

Dijelaskan Ayorbaba, Petugas Lapas di luar pengamanan  tidak fokus untuk melaksanakan pembinaan oleh karena  tidak memiliki  basic kompetensi  menjadi program kerja yang dilakukan secara berkesinambungan untuk membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)

 

Oleh karena itu, lanjut Kakanwil Ayorbaba pertemuan dengan Balai Kontruksi difokuskan untuk pelatihan Petugas Pemasyarakatan menjadi Mandor Mandiri sebagai bekal pelatihan kepada para Narapidana.

“Sasaran akhir dari pembinaan  untuk membuat wbp jadi mandiri,  ” Tegas Ayorbaba

 

Menurut Anthonius M Ayorbaba,  pada proses pembinaan kemandirian Narapidana yang akan menjadi tanggungjawab Petugas Lapas jauh lebih baik dengan pelatihan yang telah disetujui oleh Balai Konstruksi, hal ini menjadi mimpi dan baru terwujud lewat kolaborasi Kemenkum HAM melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan dengan Direktur Jenderal Bina Konstruksi di Jakarta.

 

Menurutnya,  hal ini menjadi mimpi kita karena Pemasyarakatan sangat terbatas. Terbatas dari SDM, fasilitas penunjang dan sarana prasarana.

Dijelaskan, Lewat momentum saat ini harus dikalaborasikan,disinergikan bersama Balai Konstruksi sehingga dapat  memberikan out put dan out came yang terbaik.

 

“Kita optimis untuk Narapidana keluar dari Lapas dengan sebuah harapan di masa yang akan datang,” Imbuhnya

 

Kepala seksi Perencanaan dan Informasi Balai Kontruksi Wil.VII Jayapura, Dwi Retno Wardani saat menerima kunjungan Kakanwil Papua Barat dan Tim juga Plh Kakanwil Kemenkum HAM Papua, Pagar Butar Butar bersama sejumlah Pejabat Eselon III dan IV mengaku bersyukur dengan kolaborasi saat ini.

 

Dikatakan Wardani, kehadiran Pimti Pratama,  Kanwil Papua Barat dan Papua, sangat cocok dengan program kerja Balai di mana, pihaknya akan melatih Para petugas Lapas Papua Barat menjadi Mandor Mandiri untuk melatih  Narapidana, yang  memiliki besik dalam pertukangan dalam tenaga kerja konstruksi kemudian  untuk dilatih dan dipersiapkan kembali ke Masyarakat.

” Syarat dalam pelatihan yang penting dia bisa baca tulis, memiliki ijazah setingkat SMA dan memiliki besik pertukangan,” Kata Dwi Wardani

 

Dikatakan Dwi, Tahun 2019 untuk Wilayah Papua Balai Konstruksi menargetkan 3 Lapas untuk ikut serta dalam pelatihan tersebut, diantara dua dari Lapas Papua Barat dan salah satunya Lapas Abepura, Kanwil Kemenkum HAM Papua.

 

Diharapkan ke depan Kanwil Kemenkum HAM Papua juga dapat mengaplikasikan hal yang sama seperti yang dilakukan Papua Barat, sehingga Kanwil Kemenkum HAM Papua dan Papua Barat dapat maju bersama-sama.

 

Senada dengan hal tersebut. Plh. Kakanwil Papua, Dr Pagar Butar Butar mendorong agar sinergitas ini juga akan menjadi prioritas Kanwil Papua.

 

Ke depan Kanwil Papua akan segera merumuskan dan mengambil langkah-langkah kongkrit dalam sinergitas bersama Balai Konstruksi pada Divisi terkait, kata Pagar Butar Butar.

“Melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan akan menyiapkan SDM kita untuk mengikuti pelatihan di Balai Konstruksi ini,” Tegas Butar Butar

 

Hendaknya ini menjadi kebijakan yang mendorong program pimpinan, bagaimana memberdayakan narapidana melalui kesiapan dari SDM Petugas Pemasyarakatan terkait dengan pemberian kapasitas skill terkait kelistrikan dan las. Kita mendorong itu untuk Pemasyarakatan yang mandiri, maju dan Smart, tutupnya.

 

Turut hadir pada kunjungan tersebut,  Kadiv Administrasi Papua Barat, Sirajuddin, Kadiv Pemasayarakatan, Elly Yuzar, Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Papua, Sri Yuwono, Kalapas Kelas IIB Manokwari, Tatang Suherman, Yosep Yosafat Weyasu, Pembimbing Pas Madya, dan Pejabat Eselon IV dilingkungan Kanwil Papua Barat dan Papua. (*)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123