Sepanjang Pegunungan Cycloop Yang Rusak Akan Ditanami Bibit Pohon

0
369
Gubernur Papua Lukas Enembe bersama Kepala BNPB Doni Monardo saat membahas upaya perbaikan kerusakan lingkungan di pegunungan cycloop baru-baru ini. (Erwin / HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemerintah Provinsi Papua mematikan sepanjang pegunungan cycloop yang rusak, bakal ditanami bibit pohon.

Menurut Gubenrur Papua,  Lukas Enembe, sebagai langkah awal, Pemprov Papua telah mengidentifikasi dan menyiapkan sekitar tiga hektare halan di cycloop untuk dipakai menanam bibit pohon.

Lahan yang akan ditanami tentunya yang telah rusak. Sehingga diharapkan melalui penghijauan ini, mampu meminimalisir bencana akibat kerusakan lingkungan di masa mendatang.

Keindahan Danau Sentani. (Foto Facebook Neles Monim)

“Yang pasti kita mau dorong supaya untuk pemulihan cycloop, harus dilakukan sampai tuntas. Apalagi saya sudah diberi tugas oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk siapkan lahan pembibitan pohon yang akan ditanam di kawasan cycloop yang rusak. Intinya kita segera mendorong hal ini secepatnya,” terang ia di Jayapura, kemarin.

Menyoal anggaran penanaman pohon, lanjut Enembe, hal itu masih akan ada pembahasan lanjutan. Sebab diakuinya, Pemprov Papua tak mampu bekerja sendiri terutama dalam penyiapan lahan.

“Perlu ada keterlibatan pemerintah pusat dan kabupaten juga. Intinya semua harus bekerjasama, supaya kedepan rehabilitasi kawasan cycloop ini bisa berjalan baik dan sesuai harapan,” ucapnya.

Tampak Rumah Warga di Kampung Kensio, yang masih terendam luapa air Danau Sentani. Akibat Banjir Bandang membuat meluapnya air danau. (Foto Irma Sokoy)

Sementara untuk jenis pohon yang akan ditanam, tambahnya, Pemprov Papua telah meminta pihak Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk melakukan kajian agar pohon yang nantinya ditanam, memiliki nilai ekologis dan ekonomis.

Termasuk memiliki, akar yang kuat, sehingga mampu menahan, menampung dan meresap air.

Diketahui, selain melakukan penanaman kembali, Pemprov Papua mendorong relokasi warga yang terkena bencana. Dimana hal ini sudah diinstruksikan Presiden Jokowi. “Karena bapak Presiden juga sudah meminta agar warga jangan berlama-lama di posko,” tutupnya. (Erwin  / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here