Sejumlah Sekolah Tak Ikut Ujian Nasional, DPR Papua Minta Bupati Mamberamo Raya  Bertanggungjawab

0
251
Anggota DPR Papua, Yotam Bilasi. saat diwawancara. (lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Anggota DPR Papua, Yotam Bilasi meminta  Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa,  AKS., S.Sos., agar bertanggungjawab atas sejumlah sekolah dasar yang tidak dapat mengikuti Ujian Nasional di Mamberamo Raya.

 

“Tidak ada alasan apapun dan tidka bisa saling melempar tangggungjawab kepada kepala dinas pendidikan dan guru – guru di Mamberamo Raya, sebab sebagai Pemimpin Daerah dan penyelenggara pemerintahan harus bertanggungjawab,” ujar Yotam Bilasi, dalam keterangan kepada media di Abepura, Selasa, 9 April 2019.

Dikatakan, dari informasi yang diterima sekitar belasan sekolah,  khusus Sekolah Dasar yang tidak ikut Ujian Nasional di Kabupaten Mamberamo Raya, karena semua kurangnya koordinasi dari pimpinan daerah.

“Kami sangat sesalkan jika hal ini terjadi dan tentunya sangat merugikan adik – adik kami yang tidak mengikuti ujian, apalagi Pemerintah Kabupaten Mamberamo Rayta berkewajiban mendorong kemajuan sumber daya manusia, sehingga perlu melihat persoalan ini secara baik,” ungkap Yotam Bilasi, yang juga Putra Asli Mamberamo Raya ini.

Pihaknya berharap, Bupati dan Dinas terkait dapat menjelaskan ini kepada publik dan tidak saling melempar masalah dan tanggungjawab, karena kemajuan daerah akan terhambat dengan proses yang terjadi saat ini, apalagi masa depan anak – anak sekolah yang seharusnya diupayakan apapun caranya, sehinga bisa ikut ujian.

Dijelaskan, dalam menyikapi hal ini, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komisi V DPR Papua agar dapat bersama melihat langsung dan mencari solusi untuk masalah ini.

“Sebagai wakil rakyat akan berkoordinasi dan saya ikuti terus proses ini dan akan saya cek ke lapangan, sejauh mana solusi yang dilakukan Bupati Mamberamo Raya terhadap anak – anak sekolah, karena masalah pendidikan adalah penting untuk membangun sumber daya manusia di Mamberamo Raya, dan sebagai caatan saya berharap Bupati dan semua pejabat daerah serta para guru bisa berada di Mamberamo Raya, sehinga dapat berkoordinasi secara baik dalam menyelesaikan masalah ini,” katanya berpesan sambil mengakhiri wawancaranya.(*)