<
Lintaspapua.com

Bupati Jayapura Sampaikan Terimakasih kepada Donatur Korban Banjir dan Longsor

LINTAS PAPUA - Senin, 1 April 2019 - 22:48 WITA
Bupati Jayapura Sampaikan Terimakasih kepada Donatur Korban Banjir dan Longsor
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., saat memberikan keterangan pers. (Irfan / HPP) ()
Penulis
|
Editor

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Kota Sentani, Kabupaten Jayapura masih berusaha bangkit pasca terjadinya banjir bandang dan longsor pada Sabtu (16/3/2019) lalu. Banjir bandang dan longsor melanda Sentani terus meluapnya air Danau Sentani.

 

Penggalangan dana pun terus Dilakukan demi kembalinya wilayah-wilayah yang telah dilanda bencana tersebut.

 

Sebagai orang nomor satu di Bumi Khenambay Umbay (sebutan Kabupaten Jayapura), Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah suka rela memberikan sumbangan kepada masyarakat di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Melalui keterangan persnya di Media Center Posko Induk Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Jayapura, Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, belum lama ini Mathius menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi peduli kemanusiaan terhadap bencana banjir bandang dan longsor di Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

“Jadi, banyak sekali donatur yang sesuai dengan data yang selama ini di publis di posko induk ini. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat serta semua yang ada disini yang bekerja bersama-sama, kami menyampaikan terima kasih dan juga apresiasi kepada semua pihak, baik itu dari pemerintah daerah maupun perorangan atau organisasi, paguyuban, ikatan keluarga atau siapa saja yang dengan sukarela dan tulus memberikan dukungan, baik dalam bentuk dana maupun dalam bentuk barang,” ucap Mathius Awoitauw.

 

“Tetapi, juga dalam bentuk tenaga dan mungkin juga doa-doa mereka untuk semua masyarakat yang ada disini. Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih kepada donatur, baik itu sumbangan atas nama pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, BUMN, organisasi, komunitas, perorangan secara moril maupun materiil, bahkan yang tidak dapat disebutkan satu persatu itu kami ucapkan terima kasih dan apresiasi,” tambahnya.

 

Menurut Mathius, ”Tentu saja kami tidak kenal mereka. Ada yang kami kenal, tetapi lebih banyak adalah kami tidak kenal. Namun hati mereka, kesungguhan mereka dan juga keterlibatan mereka secara tulus untuk kemanusiaan itu sungguh luar biasa,”.

 

“Tidak ada perbedaan suku bangsa, ras, dan agama. Dia menerobos demi kemanusiaan dan juga demi sesama manusia. Jadi, saya pikir ini satu hal yang luar biasa dari berbagai pihak dan ini akan menjadi satu contoh yang baik untuk kebersamaan kita di Tanah Papua. Karena kadang-kadang kita bicara rambut keriting, kulit hitam, ini begini dan begitu, tetapi dalam situasi ini Tuhan mengajarkan kita untuk melihat ada satu pengalaman hidup yang luar biasa,” tuturnya.

 

Ia mengaku, aksi peduli kemanusiaan ini penting, untuk semua pihak bisa menggumulinya secara bersama-sama. Kemudian bisa belajar dari peristiwa ini, bahwa banyak orang yang terlibat baik itu, secara langsung turun di tengah-tengah masyarakat. Tapi, juga turun langsung melalui posko-posko yang ada.

 

“Dan untuk mereka semua, sekali lagi kami menyampaikan terima kasih dan juga apresiasi dari hati yang dalam dan tulus. Mudah-mudahan kebersamaan seperti ini terus ada di Tanah Papua. Tapi, juga di Indonesia. Di saat orang menebar kebencian dan juga di saat ada orang membeda-bedakan satu sama lain. Namun dengan adanya peristiwa ini mengajarkan kita, untuk bagaimana kita satu sebagai satu keluarga besar sebagai bangsa Indonesia. Mari kita belajar dengan apa yang terjadi hari ini untuk kita sebarkan ke seluruh Indonesia,” tutupnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123