4 SMK Terdampak Banjir, Hingga Hari Terakhir Ujian Nasional Berbasis Komputer di Kab. Jayapura Berjalan Lancar

0
141
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, S.T., M.MT., menjelaskan secara umum sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Jayapura pasca banjir dan air pasang (meluapnya) air Danau Sentani itu semua sudah terkondisikan dengan baik dan sudah beroperasi kembali. Tampak Kepala Dinas (baju orange) saat berdiskusi dengan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengenai pelaksanaan UNBK di Kabupaten Jayapuura. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Hingga hari terakhir seluruh pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK se-Kabupaten Jayapura yang terdampak banjir bandang dan meluapnya air Danau Sentani itu tetap berjalan dengan baik dan lancar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST, M.MT., menjelaskan secara umum sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Jayapura pasca banjir dan air pasang (meluapnya) air Danau Sentani itu semua sudah terkondisikan dengan baik dan sudah beroperasi kembali.

Lanjut Alpius mengatakan, selama pelaksanaan UNBK tingkat SMK di mulai dari hari Senin (25/3) hingga Kamis (28/3) itu berjalan dengan lancar dan baik.

Untuk SMK yang sudah melaksanakan UNBK selama empat hari itu, dia menyampaikan, memang ini adalah tanggung jawab pemerintah provinsi. Tetapi, karena sekolah-sekolah ini ada di Kabupaten Jayapura, maka pendidikan itu menjadi urusan bersama.

“Oleh karena itu, kami juga ikut memberikan dukungan, untuk pelaksanaan UNBK SMK kemarin sudah yang terakhir melakukan UNBK dan sukses semuanya. Hanya memang dari informasi yang kami dapatkan ada anak-anak yang tidak bisa hadir pada saat ujian itu dan akan diikutkan pada jadwal ujian susulan,” sebutnya.

Sementara untuk pelaksanaan UNBK tingkat SMA, dirinya mengatakan, bahwa pelaksanaan UNBK nya akan berlangsung di hari Senin (1/4/2019) ini. Dirinya juga memastikan semuanya sudah siap.

“Sedangkan untuk tingkat SMP dan SD itu sudah pasti akan lebih siap lagi, karena masa tanggap daruratnya sudah lewat. Dan sekarang sudah masuk masa transisi darurat dan rekonstruksi, maka saya yakin untuk pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP dan SD itu pasti akan lebih siap lagi,” tegasnya.

Ketika ditanya soal jumlah SMK yang ada di Kabuten Jayapura, Alpius Toam menuturkan bahwa jumlah SMK di Kabupaten Jayapura itu ada 7 SMK.

“Yang terdampak banjir itu ada empat (4) SMK yakni, SMK Negeri 1 Sentani, SMK Pertanian Kampung Harapan, SMK YPKP dan SMK Penerbangan. Tapi, pelaksanaan UNBK di 4 sekolah itu berjalan lancar. Hanya saja, total ada 39 siswa yang tidak ikut dalam pelaksanaan UNBK dan mereka akan diikutkan dalam ujian susulan nanti,”  ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST, M.MT.,  saat dikonfirmasi wartawan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (29/3/2019) lalu. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)