Suasana pengungsi banjir bandang di Sentani. (Irfan / HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Sejumlah bupati di bumi cenderawasih menyatakan siap membantu Gubernur Papua untuk mensosialisasikan kebijakan merelokasi warga korban bencana banjir bandang Sentani, Kabupaten Jayapura.

Bupati Puncak Jaya,  Yuni Wonda mengaku, sangat  setuju dengan keputusan gubernur merelokasi warga korban bencana. Sebab menurut dia, tempat tinggal warga sebelumnya berpotensi tidak aman untuk ditinggali.

“Sebab dikhawatirkan bencana serupa bisa terjadi lagi di masa mendatang kalau warga tetap membangun rumahnya di lokasi bencana sebelumnya. Sehingga ide dari gubernur ini kami siap mendukung,” ujar Yuni Wonda, dalam keterangannya kepada media, pekan kemarin.

“Sehingga saat ini kita siap membantu supaya kebijakan ini bisa terlaksanakan sesuai dengan yang diharapkan,” terang Yuni, kemarin.

Senada disampaikan Bupati Yahukimo, Abock Busup. Pihaknya pun siap membantu merelokasi warganya yang ikut terkena bencana banjir bandang. “Relokasi ini program Gubernur sehingga kita siap memberikan dukungan penuh supaya masyarakat bisa mendapatkan hunian yang lebih aman,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Lukas dalam pernyataan pers mengaku berencana melakukan relokasi terhadap seluruh korban bencana alam banjir bandang, Sentani, Kabupaten Jayapura, ke ruas jalan Jayapura -Wamena.

Kendati belum ada detail pasti, wacana ini sudah digaungkan Gubernur Papua Lukas Enembe, sebagai langkah antisipasi untuk memastikan para korban selamat tak mengalami bencana serupa.

“Sebab nanti di ruas jalan Jayapura – Wamena ini nantinya akan kita dirikan fasilitas pelayanan publik bagi warga yang direlokasi. Diantaranya rumah sakit, sekolah, dan tentunya perumahan bagi mereka”.

“Rencana ini sudah disampaikan ke Presiden Joko Widodo dan mendapat respon yang sangat positif dari kepala negara,” terang Gubernur. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here