Danau Sentani Meluap, Ratusan Rumah di 25 Kampung Disekitaran Danau Terendam

0
918
Ratusan rumah di 25 kampung yang ada disekitaran Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua terendam banjir, Kamis (21/3/2019) kemarin.Banjir akibat luapan Danau Sentani itu membuat ratusan warga tidak bisa beraktivitas seperti biasa."Beberapa hari ini intensitas hujan tinggi, selain itu luapan Danau Sentani memperparah air, hingga mencapai leher orang dewasa," kata Yanpiet T., warga Kampung Yakonde, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura. Tampak rumah warga terendam luapan iar Danau Sentani. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Ratusan rumah di 25 kampung yang ada disekitaran Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua terendam banjir, Kamis (21/3/2019) kemarin.

 

 

Banjir akibat luapan Danau Sentani itu membuat ratusan warga tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

 

 

“Beberapa hari ini intensitas hujan tinggi, selain itu luapan Danau Sentani memperparah air, hingga mencapai leher orang dewasa,” kata Yanpiet T., warga Kampung Yakonde, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, ratusan kendaraan milik warga seperti motor dan mobil terpaksa harus dibawa ke tempat yang lebih tinggi.

Warga di 25 kampung yang ada disekitaran Danau Sentani sangat membutuhkan bantuan, seperti makanan dan air bersih serta selimut. Hingga kini Pemkab Jayapura belum bisa membantu warganya yang terkena musibah karena keterbatasan tenaga relawan dan juga akses yang sulit dijangkau.

Data dari Bidang Humas Polda Papua yang diterima Harian Pagi Papua bahwa ke 25 lima kampung tersebut adalah Doyo Lama (Pinggiran Danau), Sosiri, Yakonde, Dondai, Kwadeware, Bambrongko, Simporo, Kameyakha, Abar, Atamali, Putali, Sereh, Ifar Besar, Yoboi, Hobong, Yahim, Yobe, Ifale, Nendali, Asei Besar, Ayapo, Puay, Asei Kecil, Nolokla dan Yokiwa.

 

Sementara itu ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal menyebutkan, untuk mengevakuasi warga yang terdampak dari meluapnya air Danau Sentani tersebut, tim Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua sudah turun ke 25 kampung tersebut.

 

Meski air Danau Sentani telah merendam ratusan rumah yang ada di 25 kampung tersebut, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan situasi masih tergolong aman dan akan terus dilakukan pemantauan oleh tim terpadu TNI-Polri dan juga instansi terkait.

 

“Tim gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pemantauan di 25 kampung tersebut. Serta masih melakukan pencarian korban akibat banjir bandang di sejumlah titik terjadinya bencana dan di lokasi-lokasi yang terisolir,” kata Kabid Humas Kamal, di Media Center Posko Induk Tanggap Darurat, Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Kamis (21/3/2019) sore.

 

“Untuk laporan terbaru akan dilaporkan selanjutnya sesuai adanya perkembangan situasi dan bertambahnya jumlah korban yang ditemukan dan jumlah pemukiman atau kampung yang terkena dampak dari terjadinya banjir bandang tersebut,” tambahnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here