MRP Serahkan Bantuan untuk Korban Meluapnya Air Danau Sentani

0
520

 

SENTANI (LINTAS  PAPUA ) –  Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) Debora Motte, S.Sos, menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang dan luapan air Danau Sentani berupa 900 karung beras dan 643 karton air mineral. Bantuan diberikan saat mengunjungi Posko Tanggap Darurat yang dibuat oleh MRP, yang dipusatkan di Pendopo Yanto Eluay, Jalan Biesteur Pos, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (20/3/2019) kemarin siang.

“Kami secara kelembagaan Majelis Rakyat Papua (MRP) sangat prihatin dengan musibah (banjir bandang dan luapan air danau) yang terjadi di Sentani, Kabupaten Jayapura. Dengan rasa prihatin dan juga rasa peduli terhadap masyarakat korban bencana ini, sehingga kami secara kelembagaan memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengungsi di pendopo Yanto Eluay atau Dewan Adat Suku Sentani (DASS) ini,” kata Debora.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua II MRP Debora Motte didampingi Wakil Ketua Pokja Adat yang juga sebagai Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Alam pada MRP, Albertus sejumlah anggota MRP dari Pokja Adat dan Pokja Perempuan beserta staff di Sekretariat MRP.

”Kami sudah serahkan bantuan berupa sembako yang nantinya akan disalurkan melalui Ondoafi-ondoafi ke 24 kampung yang ada di pinggiran Danau Sentani, yang terkena dampak dari luapan banjir (meluapnya air danau Sentani) tersebut. Karena itu, kami dari MRP datang langsung ke pendopo ini untuk menyerahkan bantuan guna ikut merasakan apa yang dialami masyarakat Sentani, Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

“Dengan harapan, perwakilan 24 kampung dari tokoh-tokoh adat itu sudah ada dibawah naungan Ondoafi besar. Sehingga bantuan kami ini bisa langsung disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban secara tepat sasaran yang berdomisili di seputaran Danau Sentani,” sambung Debora Motte.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja Adat, Albertus menyampaikan, secara tidak langsung pihaknya telah mendatangi posko induk yang terdapat di Gunung Merah (Kantor Bupati Jayapura), untuk pihaknya bisa memperoleh data terkait berapa titik posko pengungsian yang pihaknya bisa lihat secara langsung di lapangan.

“Tapi, juga informasi-informasi dari teman-teman kami anggota MRP yang tersebar untuk melihat masyarakat yang tercecer sepanjang jalan raya yang memang perlu bantuan. Nah, perlu kita mendapatkan data, apakah mereka ini memang rumah nya tenggelam atau seperti apa, apakah ada korban jiwa dan lain-lain,” ujar pria yang juga ditunjuk sebagai Ketua Tim Tanggap Darurat dari MRPuntuk penyerahan bantuan kepada korban bencana banjir bandang.

“Sehingga data ini masih terus berdatangan, maka itu kami berharap dari posko induk ini perlu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Supaya kami secara data itu bisa klop dan bisa saling tukar informasi, jangan sampai terjadi dobel data dalam jumlah pengungsi dan perlu ada kesamaan. Itulah tugas dan kewajiban saya sebagai ketua tim untuk koordinasikan dengan posko induk yang ada di Gunung Merah. Guna kita melihat jumlahnya berapa banyak dan juga informasi-informasi, kalaupun ada kesamaan agar itu tidak dobel dalam memberikan bantuan-bantuan tersebut,” imbuhnya.

Bantuan untuk korban bencana itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) Debora Motte, S.Sos, yang diterima oleh Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Demas Tokoro, didampingi sejumlah tokoh adat Sentani dan Ondofolo seperti Ondofolo Kampung Sosiri Boas Assa Enock, di Pendopo Yanto Eluay, Jalan Biesteur Pos, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. (Irf)

Terkirim dari Samsung Mobile.

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here