“Jadi tim ini didalamnya ada tujuh orang, 5 orang yang membantu tim gabungan TNI-Polri serta relawan untuk mencari dan mengevakuasi korban yang hilang. Sedangkan 2 orang lainnya dari tim ini adalah tenaga medis," kata Vice President Hubungan Pemerintahan PT. Freeport Indonesia, Jhoni Lingga saat ditemui wartawan di Posko Induk Tanggap Darurat Banjir Bandang, yang berpusat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Rabu (20/3/2019) kemarin. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – PT. Freeport Indonesia (PTFI) menerjunkan tim untuk membantu korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

 

 

Tim yang diterjunkan oleh PTFI ini adalah tim yang sudah berpengalaman dalam menghadapi bencana alam yakni, tim Emergency Preparedness and Respond (EPR).

 

 

“Jadi tim ini didalamnya ada tujuh orang, 5 orang yang membantu tim gabungan TNI-Polri serta relawan untuk mencari dan mengevakuasi korban yang hilang. Sedangkan 2 orang lainnya dari tim ini adalah tenaga medis,” kata Vice President Hubungan Pemerintahan PT. Freeport Indonesia, Jhoni Lingga saat ditemui wartawan di Posko Induk Tanggap Darurat Banjir Bandang, yang berpusat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Rabu (20/3/2019) kemarin.

 

 

“Ya, mereka ini sudah berpengalaman dalam menghadapi bencana. Seperti bencana alam gempa bumi dan tsunami yang pernah terjadi di Palu dan Lombok beberapa waktu lalu,” sambungnya.

 

 

Pria yang akrab disapa Jhon ini juga menyebutkan, bahwa hari ini (kemarin pagi) timnya yang turut membantu dalam pencarian dan evakuasi korban berhasil menemukan 4 korban yang dinyatakan hilang dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

 

 

“Tadi (kemarin) pagi tim kami yang ikut membantu berhasil menemukan 4 jenazah di daerah Doyo Baru situ,” katanya.

 

 

Dirinya juga mengatakan apapun yang akan dilakukan selanjutnya pihak PT. Freeport Indonesia (PTFI) akan selalu berada di lokasi untuk terus membantu.

 

 

“Jadi disini juga kita sudah dirikan posko bersama beberapa relawan untuk kami langsung mendrop bantuan berupa bahan makanan ke tempat yang dibutuhkan sekali dengan berkoordinasi dengan posko (induk) yang ada disini,” tuturnya.

 

 

Selain merasa berduka cita atas bencana banjir bandang yang terjadi ini, pihaknya juga memberikan bantuan sebisa mungkin sebagai komitmen dari PT. Freeport Indonesia untuk membantu korban yang ada.

 

 

“Ini adalah komitmen kami dari PT Freeport Indonesia. Karena kami adalah bagian dari masyarakat Papua untuk memberikan bantuan kami kepada korban. Kami akan ada disini sampai hari yang belum ditentukan untuk bisa memberikan sumbangsih kami dalam berbagai hal,” tandasnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here