<
Lintaspapua.com

TNI Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani ke Posko Yonif RK 751/VJS

LINTAS PAPUA - Kamis, 21 Maret 2019 - 07:59 WITA
TNI Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani ke Posko Yonif RK 751/VJS
Anggota Yonif RK 751/VJS Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani ke Posko Yonif RK 751/VJS. (Irfan / HPP) ()
Penulis
|
Editor

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Cuaca ekstrim hampir terjadi di beberapa wilayah Indonesia seperti hujan tanpa henti. Akibat intensitas hujan yang tinggi, mengakibatkan sejumlah wilayah banyak yang mengalami banjir, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Jayapura.

Yonif RK 751/VJS dengan sigap terjun ke lokasi banjir di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (19/3/2019) kemarin untuk mengevakuasi warga ke posko pengungsian yang ada di Posko Yonif RK 751/VJS yang bertempat di KSA Yonif RK 751/VJS.

Bencana banjir bandang yang melanda Sentani, Kabupaten Jayapura sejak 4 (empat) hari lalu, setelah hujan deras terus mengguyur seluruh wilayah Kabupaten Jayapura sejak 4 (empat) hari terakhir ini menyebabkan meningkatnya air bercampur lumpur dan material kayu besar dari Gunung Cycloops.

Prajurit Yonif RK 751/VJS bahu membahu melakukan evakuasi para korban banjir bandang tersebut.

Disela-sela kegiatan kemanusiaan itu, Danyonif RK 751/VJS Mayor Inf Rofi Irwansyah S.IP., M.Si., menuturkan buka TNI selalu siap membantu masyarakat kapan pun dan dimana pun. “Walaupun kami juga terkena dampak banjir bandang tersebut, tapi kami tetap membantu kesulitan rakyat. Karena itu salah satu tugas TNI,” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan harian ini, Selasa (19/3/2019) kemarin.

 

 

Danyonif Rofi menuturkan, hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (16/3) malam lalu hingga Selasa (19/3) itu banyak menimbulkan bencana alam banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

 

“Banyak pemukiman warga yg terkena banjir bandang tersebut. Juga perumahan, ruko, fasilitas umum di jalan seperti jembatan dan jalan utama pun terkena imbasnya,” tuturnya.

 

 

“Akibat banyaknya kerusakan yang terjadi dan hujan deras pun terus turun setiap malam, sehingga menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Nah, kekhawatiran itu pun menimbulkan banyaknya masyarakat yang mengungsi ke posko-posko banjir atau ke rumah keluarga yang daerahnya tidak terkena bencana banjir,” sambungnya.

Dirinya menyampaikan, posko banjir banyak di buat di sekitar wilayah Sentani, terutama yang tidak terkena banjir. Salah satunya di Posko Yonif RK 751/VJS, yang bertempat di KSA Yonif RK 751/VJS dalam rangka membantu masyarakat yang terkena musibah banjir.

 

 

“Mulai dari hari Sabtu (16/3) malam lalu masyarakat yang bertempat tinggal di BTN Sosial sudah banyak yg mengungsi ke asrama Yonif 751, karena setiap harinya selalu bertambah warga yang ingin mengungsi. Maka itu, saya selaku Danyonif RK 751/VJS langsung memberikan perintah untuk membuat Posko Tanggap Darurat Bencana Alam agar dapat mewadahi masyarakat yg terkena musibah banjir,” paparnya.

 

Banyak dukungan logistik yang ada di posko tanggap darurat di Yonif RK 751/VJS tersebut, dukungan logistik seperti makanan, minuman, air bersih, baju atau pakaian layak pakai, popok bayi, susu formula bayi dan perlengkapan lain nya tersedia di posko tersebut dalam rangka membantu masyarakat yang terkena banjir bandang.

 

“Kami di Yonif RK 751/VJS mengutamakan yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.

Di samping Asrama Yonif RK 751/VJS yang juga terkena imbas bencana alam banjir bandang tersebut, kata Danyonif Rofi, untuk bantuan masyarakat yang mengungsi akan selalu ada.

“Karena selain membantu masyarakat sekitar yang ingin mengungsi, kami di Yonif RK 751/VJS juga memberikan pertolongan secepatnya untuk yang membutuhkan bantuan terutama bencana alam banjir bandang,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123