<
Lintaspapua.com

Kapolda Papua Hadiri Pertemuan Orang Muda Adat dan Pemuda Gereja di Wilayah Perbatasan RI – PNG

LINTAS PAPUA - Minggu, 17 Maret 2019 - 06:26 WITA
Kapolda Papua Hadiri Pertemuan Orang Muda Adat dan Pemuda Gereja di Wilayah Perbatasan RI – PNG
 ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Bertempat di Kampung Pund Distrik Waris Kab. Keerom Kapolda Papua menghadiri pertemuan Orang Muda Adat dan Pemuda Gereja dari Negara Republik Indonesia dan Negara Papua New Guinea (PNG) di Wilayah Perbatasan Negara. Forum group discusion (FGD), kamis(14/3/2019).

Pada pukul 11.00 WIT Kapolda Kapolda Papua dan rombongan tiba di Polsek Waris Kampung Pund Distrik Waris Kab Keerom. Adapun hadir pada kegiatan tersebut, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Martuani Sormin M.Si, Karo SDM Polda Papua, Dir Reskrimum Polda Papua, Dir Narkoba Polda Papua, Dir Intel Polda Papua, Dir Binmas Polda Papua, Kabid Humas Polda Papua, Kabid Propam Polda Papua, Kasat Brimob Polda Papua, yang mewakili Bupati Keerom Asisten 1 Sucahyo Agung, Kepala Distrik Waris Suwadiyana, Tokoh Adat Waris Niko Demus Amo, Kakesbangpol Minggu Bandua, Ketua LMA Bonifasius Maunda, Pastor Jhon Jonga, Serta masyarakat Kampung Pund Distrik Waris.

Pastor Djhon Jonga menyampaikan, harapan kepada anggota polri-TNI ataupun Satgas yang masuk di Kampung Waris agar memperhatikan untuk tidak pengaruhi masyarakat dengan ganja serta dapat menekan peredaran ganja di Waris.

“Saya mengharapkan anak-anak kami dapat menjadi polisi ataupun TNI dari masyarakat yang tertinggal dari kota, kami juga mengharapkan kepada Bapak Bupati yang seharusnya hadir bersama dengan kita, juga memperhatikan masyarakat Waris disini,” katanya.

“Baru pertama kali dan menjadi sejarah Bapak Kapolda seorang Jenderal datang ke Waris dan bertatap muka langsung dengan masyarakat kita mengharapkan Bapak Kapolda bisa menjadi Kapolri kedepannya, kita mengharapkan dengan kehadiran Bapak Kapolda memberikan perubahan untuk masyarakat Waris kepada masyarakat terutama pemuda untuk hindari narkoba ganja,”tambah Pastor  John Jonga.

Disamping itu Asisten 1 Kab. Keerom menyampaikan, permohonan maaf kepada Bapak/Ibu Sekalian Bapak Bupati Keerom tidak bisa hadir disini karena ada melaksanakan tugas.

“Kami sangat mendukung untuk memberantas maraknya narkoba ganja yang beredar di keerom, kami sangat berharap dibentuknya BNN untuk pemberantasan narkoba di Kabupaten Keerom, kami sudah mengajukan dan kami juga sudah menyiapkan tanah untuk dibangun kantor BNN di Kab. Keerom serta dibangun tempat rehabilitasi bagi para pengguna narkoba, Kami sangat prihatin dengan pemuda kami yang sudah terpengaruh dengan narkoba,”ujar Asisten 1 Kab. Keerom.

Kepala Distrik Waris menambahkan, kedepan mau tidak mau kita harus bekerja sama dengan baik 3 tungku yang ada pemerintah agama adat.

Sementara itu Kapolda Papua mengatakan, Saat ini Kami Kepolisian Republik Indonesia sedang melaksanakan rekrutmen polri bagi bapak ibu yang mempunyai anak untuk mendaftarkan diri, dan yang tadi sudah berniat untuk menjadi anggota polri untuk segera daftar, kami akan laksanakan seleksi dan kami akan utamakan minimal 1 pemuda dari Distrik Waris ada yang menjadi anggota polri.

“Berkaitan maraknya peredaran ganja, saya sangat prihatin terhadap anak-anak kita yang ada di Distrik Waris ini, kami mengharapkan kepada bapak ibu dan para tokoh agama, pemuda untuk memberikan informasi kepada anak anak kita untuk tidak menggunakan ganja, kami tidak bisa untuk menekan maraknya ganja tanpa bantuan peran dari bapak ibu sekalian, saya sangat menghawatirkan kepada anak-anak kita ini bilamana peredaran ganja terus terjadi bagamana masa depan anak kita nanti, saya mengharapkan kepada bapak ibu untuk memberikan informasi kepada kami, untuk menangkap pengedar ganja, untuk bersama sama menekan peredaran gnja ini,”ungkap Kapolda Papua.

Lanjut Kapolda, Mari kita wujudkan bersama waris terbebas dengan ganja, sebaga kampung yang nyaman aman damai tanpa adanya peredaran ganja, kami memerintahkan kepada anggota kami bilamana ada yang menggunakan ganja ditembak, dan ini didengarkan oleh komnasham juga hadir bersama kita disini. Mulai saat ini mari untuk sepakat, berkomitmen bersama dan berjanji pada diri sendiri serta berjanji kepada tuhan untuk berhenti menggunakan ganja, senantiasa kita dalam pantauan tuhan hingga kita merasa takut untuk menggunakan ganja.

Akhirnya Kapolda Papua menghimbau kepada Masyarakat dan kepada Anggota TNI/Polri untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada generasi muda, generasi harapan kita untuk tidak terpengaruh menggunakan ganja, mari bersama sama mewujudkan keamanan kenyamanan di Waris ini.

Dilanjutkan dengan pemusnahan ganja oleh Kapolda Papua, Asisten 1 Pemkab Keerom, warga masyarakat Waris Kapolda Papua dipasangkan Mahkota Cenderawasih oleh Tokoh masyarakat Waris, dan Kapolda Papua memberikan topi sebagai cinderamata, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tali asih oleh Kapolda Papua kepada masyarakat Waris. (* )

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123