<
Lintaspapua.com

Pempov Papua Siap Studi Kelayakan Jalan Layang Kotaraja – Waena : Terkendala Biaya Pembebasan Lahan Sangat Mahal

LINTAS PAPUA - Rabu, 13 Maret 2019 - 18:22 WITA
Pempov Papua Siap Studi Kelayakan Jalan Layang Kotaraja – Waena : Terkendala Biaya Pembebasan Lahan Sangat Mahal
Kepala Dinas PUPR Papua, Girius One Yoman mengatakan, bahwa  pembangunan jalan layang dipandang penting untuk mendukung arus transportasi di wilayah Jayapura dan sekitarnya. (Erwin / HPP) ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua dalam tahun ini merencakan studi kelayakan pembangunan jalan layang Kotaraja – Waena, yang diharapkan rampung dimasa pemerintahan Gubernur Lukas Enembe.

 

Kepala Dinas PUPR Papua, Girius One Yoman mengatakan, bahwa  pembangunan jalan layang dipandang penting untuk mendukung arus transportasi di wilayah Jayapura dan sekitarnya.

“Dilain pihak, Dinas PUPR menilai upaya pelebaran jalan di wilayah Jayapura menjadi tidak efektif,  dikarenakan biaya pembebasan lahan yang sangat mahal,” ujar Girius One Yoman, di Jayapura,  beberapa hari lalu.

 

“Sehingga pembangunan jalan flay over menjadi salah satu alternatif untuk dilakukan sebab sekarang ini sudah terjadi kemacetan yang cukup parah di Kota Jayapura”.

“Ini karena pemerintahan sebelumnya tidak berpikir mengenai hal ini. Makanya kita melihat solusi jalan layang ini sudah saatnya kita lakukan,” terang dia di Jayapura, kemarin.

Sementara sesuai rencana, jalan layang itu akan dibangun dari Depan SPBU Padang Bulan – Abepura – Kotaraja. Dengan demikian diharapkan jalur ini dapat tersambung dengan jalan lingkar Hamadi-Skyline.

“Intinya kita sudah pertemuan dengan PT.PP (Persero) pada akhir pekan kemarin. Diharapkan bisa segera ada aksi lapangan sebab pembangunan jalan layang ini sudah masuk program kerja Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua.

Sementara ditanya mengenai jumlah anggaran yang ditetapkan, Girius belum dapat membeberkannya. Yang pasti, sambung dia, keberadaan jalan layang ini merupakan solusi efektif jangka panjang mengantisipasi tingginya pertambahan kendaraan di daerah ini.

Diketahui, kondisi jalanan Kota Jayapura yang semakin macet dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang semakin tinggi. Pada jam-jam tertentu, sejumlah titik jalan di Kota Jayapura terpantau padat merayap. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123