<
Lintaspapua.com

Masyarakat Diminta Tenang, Kapolda Papua Tegaskan Kasus Koya Sudah Ditangani Polisi

LINTAS PAPUA - Rabu, 27 Februari 2019 - 14:16 WITA
Masyarakat Diminta Tenang, Kapolda Papua Tegaskan Kasus Koya Sudah Ditangani Polisi
Masyarakat saat memalang jalan akibat adanya kejadian yang dicurigai terhadap sebuah keluarga. di Koya Barat. (Foto Ane Facebook) ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Dengan adanya insiden pengrusakan rumah yang terjadi di Koya distrik Muara Tami, oleh sekelompok orang yang tidak dikenal dan sudah beredar di sosial media facebook Rabu, (27/02/2019), Kapolda Papua, Drs. Martuani Sormin mengatakan masalah ini sudah ditangani oleh Kapolres Kota Jayapura di beck-up intel dan reskrim.

Polisi bertindak cepat dalam menangani masalah yang terjadi subuh tadi sekitar pukul 05.00 WIT. “Masalah ini sedang diselidiki, mudah-mudahan dalam waktu singkat pelaku ditangkap dan akan lansung diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Kapolda.

Caption Foto : Suasana saat masyarakat bersama – sama mencari tahu siapa pelaku yang membuat kekacauan di Koya. (Foto Ane Facebook)

Ia menghimbau,  kepada semua masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten/Kota Jayapura,Keerom dan sekitarnya jangan percaya dengan isu-isu yang beredar.

“mari sama-sama kita jaga kedamayan dan ketertiban konditifitas Kota ini,agar Kota ini tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ditempat yang berbeda, Kapolres Kota Jayapura, AKBP Gustav Urbinas.  saat hadir mengikuti kegitan Rakerda I Asosiasi Pendeta Indonesia (API) mengatakan, bahwa infotmasi tersebut bisa benar juga belum tentu benar.

“Yang saya mau sampaikan bahwa kejadian itu ada betul yang dirusak itu adalah alat-alat speaker, CD player mungkin di robek pakai benda tajam,” kata Gustav..

Dikatakan kejadian ini seusai ibadah sholat subuh disalah satu masjid di Koya Barat, dalam kejadian tersebut tidak ada yang menjadi korban jiwa tetapi dapat menimbulkan reaksi dari keluarga korban juga masyarakat.

“Juga mungkin ada jemaat GKI disana khususnya Jemaat Kanaan yang adakan aksi turun ke jalan, guna meminta respon, supaya polisi bisa bekerja dalam menegakan hukum,”ujarnya.

Kasus ini sambung Gustav, akan didalami dulu, sehingga tidak nanti menimbulkan berita hoax.

“Nanti kami kerja dulu untuk mendalami kasus ini, jangan sampai ada berita hoax untuk memprovokasi orang Papua,”katanya

Ditambahkan sementara ini dugaan kami oknum-oknum pengrusakan ini berasal dari Arso XIV.

“Saya sudah perintahkan tim gabungan kesana, jika kedepatan cukup bukti maka saat ini juga ditangkap,” kata Gustav dengan tegas.

“Kami akan bergerak cepat mengungkap kasus ini supaya tidak menjadi bola liar di media sosial,” tambahnya.  ( Ardiles  / lintaspapua.com )

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123