<
Lintaspapua.com

Menurutmu, Benarkah Ada Pertemuan Rahasia Antara Jokowi dan Bos Freeport ?

LINTAS PAPUA - Jumat, 22 Februari 2019 - 21:43 WITA
Menurutmu, Benarkah Ada Pertemuan Rahasia Antara Jokowi dan Bos Freeport ?
PT. Freeport Indonesia (sumselupdate.com ) ()
Penulis
|
Editor

Aksi blak-blakan Sudirman Said, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di awal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengungkap pertemuan antara Jokowi dan James Robert Moffett (Jim Bob), Bos Freeport McMoran, berbuntut panjang. Kubu Jokowi beramai-ramai membantah cerita Sudirman. Benarkah Jokowi dan Jim Bob mengadakan pertemuan rahasia?

Sudirman mengatakan, pertemuan Jokowi dan pria yang biasa dipanggil Jim Bob Moffett itu terjadi pada Oktober 2015. Saat itu Moffett masih menjabat Executive Chairman Freeport McMoRan, induk PT Freeport Indonesia, sebelum mungundurkan diri akhir Desember 2015.

Sudirman menceritakan kronologis dikuasainya saham Freeport Indonesia sebesar 51 persen. Dia menyatakan paket deal saham itu tak sepenuhnya menguntungkan Indonesia. Bermula pada 7 Oktober 2015, saat itu Sudirman yang masih menjabat sebagai Menteri ESDM dipanggil mendadak oleh Presiden Jokowi di Istana Negara. Ketika dia sampai di Istana, dia diberitahu oleh asisten Presiden bahwa tidak ada pertemuan, namun dia tetap diperintahkan menghadap Presiden.

Singkat cerita, sesampainya dia di ruangan kerja Jokowi, Sudirman melihat ada Jim Moffett, yang kala itu menjabat sebagai Executive Chairman Freeport McMoRan, sedang mengadakan pertemuan dengan Jokowi. Di sana Sudirman diperintahkan Jokowi untuk membuat draf mengenai kesepakatan pembelian saham.

Sesampainya di sebuah tempat, Moffett menyodorkan draf kesepakatan. Menurut Sudirman, draf itu tidak menguntungkan Indonesia. Kemudian setelah pertemuan dengan Moffett, Sudirman langsung menyampaikan draf tersebut kepada Jokowi. Menurut Sudirman, saat itu Jokowi disebut langsung menyetujui, padahal menurut Sudirman draf tersebut hanya menguntungkan pihak Freeport, bukan Indonesia.

Sudirman menilai pertemuan antara Jokowi-Moffett itu bukanlah pertemuan normal layaknya pertemuan biasa. Sebab, setelah draf tersebut disetujui Jokowi, angka saham Amerika naik.

Menurutmu, benarkah cerita Sudirman Said ini? Tulis opini kamu pada kolom di bawah ya !

Ayo sampaikan aspirasi kamu pada kolom opini di bawah ini ?? (Dikutip dari Survey Babe)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123