<
Lintaspapua.com

Dugaan Pengaturan Skor, Bento : Jika Benar Satgas Pecat Komisi Etik, Displin dan Komisi Wasit

LINTAS PAPUA - Jumat, 22 Februari 2019 - 12:05 WITA
Dugaan Pengaturan Skor, Bento : Jika Benar Satgas Pecat Komisi Etik, Displin dan Komisi Wasit
Asisten Manajer Persipura, Bento Madubun, saat diwawancarai di Lapangan Mandala. (Media Officer Persipura) ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Nama Sepakbola Indonesia kembali tercoreng atas dugaan pengaturan skore. Semua itu terkait postingan wakil ketua Satgas Antimafia bola Krishna Murti dalam postingannya pada akun instgram pribadinya, @krishnamurti_bd91, pada kamis (21/2/2019.)

 

Dalam postingannya ia memberikan penjelasan bahwa Persib, persipura Jayapura dan PSM Makassar tidak pernah memberikan sesutu ke wasit menurut wasit-wasit yang telah diperiksa, dikutip dari Tribunnews.com.

 

Menanggapi hal ini,  Asisten Manajer dan Juru Bicara Persipura Jayapura,  Bento Madubun mengatakan,  dirinya sangat menyesal kenapa terjadi permasalahan seperti ini. Bahkan, dirinya hampir menangis mengetahui hal tersebut.

 

“Jujur saja saya hampir menangis mengetahui hal ini ya kita menyesal kenapa ini terjadi silakan Satgas Tolong dibersihkan semuanya”kata Bento kepada sejumlah wartawan di lapangan mandala Jayapura, Kamis (21/2/2019)

 

Persipura menjadi salah satu klub yang tidak pernah memberikan sesuatu kepada wasit, meski demikian dirinya tidak merasa sebagai sebuah sanjungan tetapi memang sudah seharusnya seperti itu, tugas kita itu main bola gaji wasit sudah ada federasi bukan tugas kita (Komite).

 

“Tugas kita main bola wasit tugasnya memimpin pertandingan dan gaji wasit sudah ada federasi yang atur seperti itu,”jelas Bento.

 

Ia menambahkan meskipun hal ini belum diricek, divaliditas akurasinya tetapi perlu ada verifikasi untuk pembenaran berita ini.

 

“Dengan menyampaikan bahwa wasit merasa terintimidasi dalam tanda kutip kalau tidak ikut tidak diberi tugas lagi artinya bahwa ini kan tekanan-tekanan secara tidak langsung ini yang kita sayang,” ungkap Bento.

 

Dikatakan saat kongres di Bali tanggal 18 kemarin kami (Persipura Jayapura) telah sampaikan komisi disiplin, komisi etik, komisi wasit harus dipecat semua.

 

“Saya yang menyampaikan semua itu pada saat kongres di Bali saat ketika saya diberi kesempatan,” tegas Bento.

 

Memang dari awal sambung Bento bahwa pihaknya merasa ada yang janggal, namun tidak tahu apa yang ada dibalik situasi ini. Tapi belum bisa dipastikan bahwa semua itu benar.

 

“Sekalipun sudah ada yang terverifikasi kebenarannya Tapi ini masih dugaan yang kalau benar terjadi seperti itu saya terus terang saja menangis,”ujarnya.

 

” terkait hal-hal seperti ini semoga kedepannya kita bisa perbaiki semuanya dan Sepakbola kita bisa lebih baik,”tandasnya. (Ardiles / lintaspapua.com )

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123