Komisi V DPR Papua Minta Pemerintah Bayar Hak Guru yang Belum Terbayarkan

Ketua Komisi V DPR Papua, Jack Komboy minta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Provinsi Papua, agar segera menyelesaikan hak para Guru yang belum terbayarkan. (Ardiles / lintaspapua.com)
0 0

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Ketua Komisi V DPR Papua, Jack Komboy minta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Provinsi Papua,  agar segera menyelesaikan hak para Guru yang belum terbayarkan.

 

Ia melihat permasalahan ini seolah-olah saling melempar bola, “jadi Guru-guru ini ada ditengah dan melihat kekiri bola kesana bola kekanan liat kekanan begitu, tapi harus ada jawaban pasti,” kata Jack kepada sejumlah wartawan usai melakukan pertemuan dengan para Guru di  Kantor DPR Papua, Rabu 20 Februari 2019.

Suasana pertemuan Komisi V DPR Papua, bersama para Guru. (Ardiles / lintaspapua.com)

Dikatakan Ujian Nasional (UN) yang sudah didepan mata takutnya akan terganggu dengan adanya permasalahan ini.

 

“Yang kita takutkan adalah jangan sampai akibat dari persoalan ini akan mengganggu proses UN itu yang saya tidak mau,” ujarnya.

Ditambahkan masalah yang muncul ini ialah masalah pembayaran hak Guru ditahun 2018 yang tersisa dibeberapa Kabupaten saja.

 

Lanjut mantan Pemain Persipura Jayapura ini menyarankan alangkah eloknya apabila Pemprov Papua memanggil mereka duduk bersama mencari solusi kapan mau dibayar hak mereka sehingga ada sebuah kepastian.

 

Ia menyangkan masalah ini belum terselesaikan, karena para guru ini menanti kapan dibayar hak mereka.

“Ini kan sudah sekian lama hak mereka yang belum juga dibayarkan,” katanya.

 

Dikatakan, bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan pimpinan DPR Papua untuk bagaimana mengundang tim anggaran Provinsi guna mendiskusikan hal ini.

 

Namun Ia sampaikan rasa terima kasih kepada para guru karena biarpun hak mereka belum dibayar namun proses belajar mengajar tetap berjalan.

 

“Kita patut apresiasi, akan tetapi jangan kita biarkan masalah ini terus berlarut-larut sampai pada saatnya nanti akan terjadi masalah yang lebih besar,” ujarnya.

 

Pertemuan hari ini sambung Jack juga dinantikan oleh beberapa Kabupaten yang juga belum  dibayarkan hak par Guru.

 

“Saya berharap Pemprov Papua segera mengambil sikap, undang Kabupaten/Kota untuk bicara kira-kira jalan keluarnya seperti apa. Karena para guru yang datang rapat mereka cuma tanya kapan dibayarkan,”jelasnya

 

Ia meminta, ada perhatian yang cukup serius dari Pemerintah Provinsi juga Kabupaten/Kota untuk menyikapi hal tersebut.

 

“Mari datang duduk bicara kapan bayar, tidak usah kita bicara terlalu lama, itu saja menurut saya,” katannya.  (Ardiles/lintaspapua.com)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×