BUKALAPAK TELAH DISUNTIK MATI OLEH PENDIRINYA

0
684

Oleh :  Rudi S. Kamri

Siapa yang tidak kenal dengan BUKALAPAK ? Sebuah situs penjualan online yang didirikan oleh ACHMAD ZAKY seorang anak muda bertampang ndeso kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986. Situs penjualan online ini sangat fenomenal dengan tingkat pertumbuhan bisnis yang sangat cepat.

Dukungan Pemerintah khususnya Presiden Jokowi terhadap bisnis kreatif yang menggunakan basis IT ini sungguh sangat luar biasa. Presiden Jokowi sangat memberikan apresiasi yang luar biasa tinggi. Kesungguhan dukungan Pemerintah ini ditunjukkan oleh Presiden Jokowi dengan bersedia menghadiri undangan ulang tahun BUKALAPAK ke 9 pada 10 Januari 2019 lalu. Secara khusus Presiden Jokowi memberikan dukungan dan melakukan “Official Endorsement” terhadap BUKALAPAK.

Lalu apa dilakukan Achmad Zaky selalu Pendiri dan CEO BUKALAPAK terhadap dukungan penuh dari Presiden Jokowi ?

Hari ini dengan kurang ajarnya anak muda belagu ini malah menyudutkan Pemerintah yang dianggap kurang memberikan dukungan terhadap perkembangan Industri 4.0. Dan malah memberikan pernyataan yang menginginkan adanya PRESIDEN BARU.

Anak muda model seperti ini sangat tidak tahu etika, tata krama dan balas budi !!!

Mungkin karena ketulusan hati dari seorang Presiden Jokowi, beliau tidak akan sakit hati dengan laku kurang ajar Achmad Zaky. Tapi saya sebagai rakyat Indonesia TIDAK RELA dan TIDAK IKHLAS serta MENGUTUK KERAS kelakuan anak muda kurang ajar ini.

Apa yang saya lakukan ?
Saya bunuh aplikasi BUKALAPAK di HP saya dengan cara saya UNINSTALL aplikasi ini. Sebelum di-uninstall kasih rating 1 bintang (*) baru dibunuh dengan ikhlas.

Dan saya berharap rakyat Indonesia yang mencintai seorang pemimpin yang tulus dan ikhlas dalam mengabdi kepada bangsa dan negara seperti Presiden Jokowi dengan kesadaran sendiri melakukan hal yang sama. Saya sangat berharap.

Ini sebagai pembelajaran kepada anak muda Indonesia agar jangan terlalu ‘over confidence’ dan merasa paling hebat sehingga bisa bertingkah laku seenak udelnya terhadap pemimpinnya.

Beristirahatlah dengan tenang wahai engkau BUKALAPAK, saya kehilanganmu TAPI tidak akan menangisi kematianmu.

Salam SATU Indonesia
14022019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here