KEEROM (LINTAS PAPUA) – BKKBN Provinsi Papua  menyelengarakan Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Kependudukan, Keluarga terencana dan Pembangunan Keluarga  bersama mitra, di Kampung Warbo Distrik Arso Barat. Kabupaten Keerom, Rabu (13/2/2019)

 

Kampung Warbo sudah di canangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) pada 2018, sehingga sosialisasi ini adalah sebuah lanjutan mengajak masyarakat terus menerapkan penguatan perencanaan keluarga.

Caption Foto : Suasana Kegiatan dari pembukana hingga Sekda Kabupaten Keerom berbicara dan Kepala BKKBN Papua diwawancara, dalam suasana sosialisasi di Kampung Warbo, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. (Fransisca / lintaspapua.com )

Kegiatan dihadiri 250 orang di Balai Distrik Arso Barat,  pada kegiatan ini di dominasi para ibu rumah tangga, tenaga medis, kader KB, perangkat desa, dinas terkait dan masyarakat Keerom.

Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Keerom, Drs. Blasius Waluyo Sejati, MM., mendukung kegiatan BKKBN yang bertujuan menciptakan keluarga sejahtera di Papua.

“Merupakan kegiatan sangat penting untuk meningkatkan taraf hidup kita. Untuk pelaksanaan KB ini tidak bisa di kerjakan sendiri, karena ada kesinambungannya,” katanya.

 

 

Dikatakan, penguatan seperti saat ini di lakukan oleh BKKBN sasarannya keluarga sejahtera, peledakan jumlah penduduk berpotensi menjadi menimbulkan masalah besar bila tidak di kendalikan.

Pada kesempatan tersebut,  Blasius Waluyo Sejati  menyampaikan pesan Bupati Keerom, yakni  agar masyarakat Keerom khususnya mengikuti bentuk kegiatan BKKBN.

“Merupakan sebuah transfer ilmu bagi pengetahuan kesehatan ibu, anak dan keluarga. Harus di mulai dengan ketersediaan Data yang akurat, supaya kita bisa menyusun rencana dalam keluarga,” ungkapnya.

Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si., saat diwawancara. (Fransisca / lintaspapua.com )

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si.,  menyampaikan,  bahwa BKKBN memfasilitasi komunikasi masyarakat dengan pemerintah setempat, dan mempersiapkan generasi penerus agar mampu menghadapi tantangan di masa depan.

“Kita bangun kebersamaan, dengan pemerintah daerah supaya bisa berkomunikasi dengan masyarakat, kita memfasilitasi supaya bisa mengumpulkan hal yang terpenting di Keerom. Kampung Warbo strategis, kita bisa melihat perkembangan Keerom dari Warbo.  BKKBN Bagaimana bisa memberikan pemahaman merubah pola pikir kita, membentuk anak kita berpendidikan berkualitas, karena masa depan mereka penuh tantangan,” tuturnya.

Charles mengungkapkan, bahwa  pentingnya BKKBN untuk mereview Pencanangannya di lakukan pada tahun lalu,kita mulai konsentrasi bersama pemerintah setempat,  agar kampung ini ada intervensi, 2019 ini BKKBN mendatangi kampung kembali melakukan strategi keroyok supaya masyarakat merasakan Program pemerintah.

Pemenang dorprice BKKBN, Fransina, mengaku selalu senang bila BKKBN hadir di Kampung Warbo, menurutnya BKKBN selalu menyuguhkan Sosialisasi dengan menarik dan bisa di pahami oleh warga kampung.

“Saya paling senang kalau yang datang ke kampung kami ini adalah BKKBN, kami tidak bosan dengar Sosialisasinya, bisa di mengerti karena apa yang dikatakan adalah kenyataan kehidupan kami masih bisa di perbaiki. BKKBN datang membantu kita dengan pelayanan terbaik bagi kampung,” katanya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung aman dan mendapatkan respon positif dari Pemerintah Kabupaten Keerom dan Masyarakat yang hadir. (Fransisca / lintaspapua.com )