JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura launching e-Simpada berbasis Web dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tatap muka Wali Kota Jayapura dengan wajib pajak Hotel Restoran dan hiburan serta launching Aplikasi e-Simpada berlangsung di Hotel Aston, Kota Jayapura, Rabu ( 13/02/2019).

Caption Foto : Kegiatan tatap muka Wali Kota Jayapura dengan wajib pajak Hotel Restoran dan hiburan serta launching Aplikasi e-Simpada berlangsung di Hotel Aston, Kota Jayapura, Rabu ( 13/02/2019). (Ardiles / lintaspapua.com )

Kepala Dinas Bapenda Kota Jayapura, Robby K. Awi dalam sambutan mengatakan, dengan dilakukan launching Aplikasi e-Simpada ini dapat memberikan kemudahan bagi wajib pajak dan wajib retribusi untuk mengakses semua jenis pelayanan yang dikelola Bapenda.

“Jadi aplikasi yang berbasis Web ini dapat diakses menggunakan HP Androit,melaluinya dapat mengetahui masa pajak, pembayaran PBB, BPHTB serta informasi lainnya,”jelas Robby.

Dikatakan dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada wajib pajak cepat, tepat dan transparan.

“Sehingga kami dapat memberikan kontribusi dalam penerimaan pendapatan asli daerah di Kota Jayapura,”ujarnya.

Sementara itu, Wali kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano MM., mengingatkan kepada wajib pajak, baik Perhotelan, Restoran dan tempat hiburan di Kota Jayapura untuk bersifat transparan dalam proses pembayaran pajak.

“Para wajib pajak di ingatkan juga untuk bersifat transparan, tidak boleh ada pungutan liar kalau ada lapor saya, foto orangnya, kalau ada juga yang persulit, lapor saya tidak boleh perlambat pelayanan dengan alasan apapun,” kata BTM sapaan akrabnya.

Dikatakan dengan adanya launching aplikasi e- Simpada berbasis web ini, agar para wajib pajak dapat menginformasikan layanan proses pembayaran dengan mudah.

Ditambahkan bagi 14 wajib pajak yang masih melakukan transaksi secara manual atau tidak menggunakan sitem online, untuk tertib bayar pajak.

“Saya minta untuk jangan sengaja, jangan nakal, yang masih ada tunggakan agar segera di selesaikan jangan sampai ada manipulasi dalam membayar pajak,” ujarnya.

BTM menghimabu,  bagi para pimpinan wajib pajak untuk selalu mengevaluasi untuk melaporkan segala proses pembayaran pajak.

“Jangan sekali -kali melakukan laporan ganda karena kami pemerintah kota sudah bekerja sama dengan KPK untuk menangani yang melakukan penggelapan,” tandasnya. (Ardiles / lintaspapua.com )