JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Sempat viral dengan adanya video anggota polisi yang mengintrogasi pelaku pencurian dengan menggunakan ular besar, Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin, mengatakan akan memberikan sanksi tegas.

 

Karena menurutnya cara seperti itu dinilai tidak profesional dalam melaksanakan tugas.

“Ini inisiatif dari anggota dan kita harus berikan sanksi yang tegas, karena ini perbuatan tidak profesional yang di lakukan oleh anggota kita, dengan cara  memberikan kekerasan mental terhadap pemeriksaan kepada tersangka,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin., usai serah terima jabatan di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Senin, 11 Februari 2019.

Dikatakan tindak lanjut atas video tersebut sebagaimana yang sudah di keluarkan rilis dari Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya, didampingi oleh Kabid Propam Polda Papua, Kombes Jannus Siregar bersama Kabid Humas Polda Papua.

“Jadi kami menemukan ada ketidakprofesional anggota dalam melakukan interogasi, dimana
memang tidak ada kekerasan fisik yang terjadi, tetapi melakukan pemeriksaan dengan menggunakan kekerasan mental.Dan biasanya orang gunung atau rakyat kita itu takut dengan ular,” jelasnya.

Atas tindakan tersebut Kapolda akan memberikan sanksi yang tegas bagi anggotanya yang telah melakukan hal ini, karena tindakan ini tidak profesional.

“Kejadian ini merupakan perbuatan yang salah, tidak profesional dalam melakukan pemeriksaan. Kedua anggota polisi tersebut melanggar kode etik dan disiplin dan kami akan proses nanti,” tandasnya.  (Ardiles / lintaspapua.com )