<
Lintaspapua.com

Unit Lantas Polsek Sentani Kota Bentuk PKS di SMP Negeri 2

LINTAS PAPUA - Jumat, 1 Februari 2019 - 09:22 WITA
Unit Lantas Polsek Sentani Kota Bentuk PKS di SMP Negeri 2
Untuk membantu dan bersinergi dengan pihak sekolah, Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Sentani Kota membentuk Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMP Negeri 2 Sentani. Pembentukan PKS di SMP Negeri 2 Sentani ini dilakukan oleh Kanit Lantas Polsek Sentani Kota Ipda Tutik Yuliati, Kamis (31/1/2019) kemarin. (Irfan / HPP) ()
Penulis
|
Editor

 

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Untuk membantu dan bersinergi dengan pihak sekolah, Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Sentani Kota membentuk Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMP Negeri 2 Sentani.

 

 

Pembentukan PKS di SMP Negeri 2 Sentani ini dilakukan oleh Kanit Lantas Polsek Sentani Kota Ipda Tutik Yuliati, Kamis (31/1/2019) kemarin.

 

 

“Pembentukan PKS ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dalam menjaga dan memelihara kamtibmas sejak usia dini dan di mulai dari kamtibmas di sekolah,” jelas Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, S.H., M.H., melalui Kasie Humas Polsek Sentani Kota, Brigpol M. Ichsan J. Nugroho dalam rilisnya yang dikirim ke wartawan harian ini via pesan WhatsApp, Kamis (31/1/2019) kemarin sore.

 

 

 

Lanjut Kasie Humas Polsek Sentani Kota Brigpol M. Ichsan J. Nugroho kembali menjelaskan, bahwa Polsek Sentani Kota dalam hal ini Unit Lantas telah membentuk PKS (Patroli Keamanan Sekolah) di sekolah-sekolah dan di mulai dari SMP Negeri 2 Sentani.

 

Dijelaskannya, tugas yang diemban PKS (Patroli Keamanan Sekolah) hanya sebagai pengawas atau pemantau dari tindakan-tindakan negatif yang terjadi di sekolah, untuk selanjutnya dilaporkan kepada pihak guru.

 

 

“Dan pada bidang kelalulintasan seluruh anggota PKS (Patroli Keamanan Sekolah) wajib mengetahui peraturan-peraturan kelalulintasan. Karena tugas PKS (Patroli Keamanan Sekolah) mengatur lalu lintas di lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar sekolah,” terang Brigpol Ichsan.

 

“Terutama pada saat menyeberangkan siswa-siswi yang akan menuju ke sekolah maupun yang akan meninggalkan sekolah,” tutupnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123