Pemkot Jayapura Gelar Lokakarya Fokus Penanggulangan HIV – AIDS

0
483
Komisi Penanggulangan HIV - AIDS (KPA) Kota Jayapura menggelar lokakarya pelaksanaan strategi rencana aksi penangulangan HIV - AIDS periode 2019 - 2023 bagi pemangku kepentingan di Kota Jayapura, di Hotel Aston Jayapura, Rabu (23/1/2019). Tampak saat foto bersama. (Fransisca / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Komisi Penanggulangan HIV  – AIDS (KPA) Kota Jayapura menggelar lokakarya pelaksanaan strategi rencana aksi penangulangan HIV – AIDS periode 2019 – 2023 bagi pemangku kepentingan di Kota Jayapura, di Hotel Aston Jayapura, Rabu (23/1/2019).

 

Kegiatan ini dengan beberapa LSM, yang dihadiri 41 peserta dari: OPD terkait, dinas kesehatan, KPA Provinsi Papua, Polresta Jayapura, Dandim 1701 Jayapura, FKUB, Lembaga keagamaan, komunitas terimfeksi dan komunitas peduli HIV.

Kegiatan di buka Oleh Walikota Jayapura bersama dengan perwakilan LSM, dan OPD terkait. Rabu(24/1/2018), Hotel Aston Jayapura.

 

Sekretaris KPA Kota Jayapura, Drs. Binton Nainggolan menjelaskan, bahwa  tujuan kegiatan sepenuhnya untuk menangulangi  HIV  – AIDS di Kota Jayapura.

 

“Mempresentasikan dokumen final SRA penangulangan HIV AIDS Kota Jayapura periode 2019-2023 kepada pemangku kepentingan, membahas peran dan fungsi masing-masing pemangku kepentingan dalam penangulangan HIV AIDS di kota Jayapura,” ujar Sekretaris Binton Nainggolan, yang juga  Kepala Dinas Kominfo Kota Jayapura ini.

 

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., berharap pada tahun  2020 Kota Jayapura sudah bebas dari HIV –  AIDS

 

“Mari kita tuntaskan Kota Jayapura dari HIV – AIDS, sehingga tahun 2020 kota Jayapura bukan penyumbang HIV  – AIDS di Indonesia dan Provinsi Papua, mari kita tuliskan dan mari kita buat action di lapangan,” ajak Wali Kota Benhur Tomi Mano.

 

“Action  nyata adalah harapan kita peduli akan HIV  – AIDS, maka  saya minta kepada seluruh masyarakat Jayapura menjaga hidup sehat dan mengkampanyekan mencegah dan menghindari HIV  – AIDS,” pesan Wali Kota asal Kampung Tobati ini.

 

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan,  bahwa jumlah pengidap HIV  – AIDS di kota Jayapura mengalami penurunan jumlahnya.

 

“Volume data HIV  – AIDS kota bertambah,  karena banyak masyarakat dari daerah berobat di kota Jayapura, tetapi terdata di kota Jayapura, maka tampaknya Volume Data Kota Jayapura naik,” katanya.

 

Dirinya mengakui, di kota Jayapura Sudah banyak melakukan penangulangan, sudah bekerja maksimal, sebenarnya jumlah penderita HIV  – AIDS di Kota Jayapura mengalami penurunan dari 1000 lebih menjadi 900 – an orang, ini penurunan, karena langkah-langkah di kota mencegah penularan sudah berjalan,” pungkasnya. (Fransisca / lintaspapua.com )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here