JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Tim asal Mimika yang didominasi para pemain muda Amunngme – Kamoro (AMOR) yang dibina langsung Pelatih Benny Mayabubun mampu memberikan permainan terbaik hingga masuk dalam babak final dalam Parta semifinal Piala Kapolda Papua.

Hal ini terlihat dalam pertandingan saat menghadapi Tim Biak Numfor, mampu memberikan kemenangan tiga set penuh hingga keluar sebagai pemenang dan siap dalam menghadapi partai Final melawan Tim Kota Jayapura.

Caption Foto : Suasana Pertandingan Semifinal Kapolda Papua Cup yang mempertemukan Tim Voli Biak Numfor dan Tim Voli Mimika, yang akhirnya dimenangkan Tim Voli Mimika tiga set penuh di GOR Waringin Kotaraja Kota Jayapura, Rabu, 23 Januari 2019 sore. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com )

“Kalau Tuhan Dia Menghendaki, semua pasti akan terjadi, sebab pertarungan kembali kepada mental dan anak – anak saya sudah berikan arahan untuk pemain harus tenang dan tidak emosi dan pertarungan babak kedua seharusnya kalah, namun inilah yang terjadi, sehingga kami bersyukur kepada Tuhan,” ujar Pelatih Tim Bola Voli Kabupaten Mimika, Benny Mayabubun, dengan sedikit mata berkaca, karena terharu bersyukur melihat hal yang tidak mungkin dilalui setelah tertiniggal 15 – 21, namun timnya bisa kejar dan menang dalam tiga set full, dalam sebuah wawancara kepada lintaspapua.com  usai pertandingan di GOR Waringin, Rabu sore, 23 Januari 2019.

Dikatakan, bahwa anak – anak Amungme dan Kamoro adalah masa depan bagi atlet Papua, sehingga perlu dilihat baik dan didukung, sebab hari ini telah terbukti bisa  membuat kemenangan secara baik.

Ketika ditanya kiat – kita dalam menghadapi pertandingan Final dalam menghadapi Tim Volly Kota Jayapura, Benny Mayabubun, yang juga mantan Guru Pendidikan dan Kewarnegaraan SMU Katolik Taruna Dharma Kotaraja ini mengakui, bahwa semua kembali kepada para pemain, karena pelatih pasti sudah memberikan arahan dan strategi untuk memberikan hasil pertandingan yang terbaik.

 

“Pada prinsipnya kami siap untuk tampil terbaik, sebab tidak pernah ada target yang terlalu besar, namun jika perjalan kami sampai final adalah campur tangan Tuhan dan kalau Kota Jayapura pasti siap, demikain Mimika juga siap untuk memberikan permainan yang terbaik dilapangan,” tutur Pelatih Benny Mayabubun.

 

Ditambahkan, pembinaan sudah diberikan bagi tim dalam bentuk bantuan juga dorongan dari pembina maupun dari  PT. Freeport  Indonesia.

 

“Jadi tinggal dari atlit sendiri yang menentukan dengan cara menampilkan kemampuan skil yang ada. Saya kira Diatas kertas kekuatan sama saja,” lanjut Pelatih Benny Mayabubun yang telah  menggeluti Dunia Olahraga Bola Volly di Papua selama 30 tahun.

Adapun susunan pemain Mimika adalah Agung Susilo (12), Agustinus Kaumapokyau (8), Isak Owatiwi (2), Ignasius Koari (11), Hagay Masyom (7), Moses Batlayeri (6), Lukas Tewa (9), Rizky Mayabubun (5), Wilhelmus Kawera (10), Amatus Aniparo (3), Marselus Werke (16), Rohmad Arifin (13).

Dengan Manajer AKP. Indra Wibowo dan Pelatih Benedictus Mayabubun dan Asisten Pelatih, Engelbertus Orowaipuku dan Trainer Paulus Walirafin.

 

Kota Jayapura masuk final setelah mengalahkan Tim Lanny Jaya, dan sesuai jadwal Partai Final akan berlangsung hari ini, 24 Januari 2019 pada sore hari  di GOR Waringin Kotaraja.

Sementara itu, dapat digambarkan suasana pertandingan begitu meriah dengan dukungan para suporter dari masing – masing tim dan tentunya semua berjalan dengan tertib dalam meneriakan tim – tim kebanggaannya, hampir semua kursi full terisi mendapat antusias dari warga masyarakat yang datang untuk menyaksikan pertadingan.

Sebagaimana diketahui Piala Kapolda Papua diikuti  24 tim meramaikan ajang Kejuaran Daerah (Kejurda) Bola Volly Indoor dan Pasir Piala Kapolda Papua Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Polda Papua bekerjasama dengan Pengrov PBVSI Papua digelar di GOR Waringin Kota Jayapura, Rabu (16/1/2019).

Kejuaran Daerah (Kejurda) Bola Volly Indoor dan Pasir di GOR Waringin Kota Jayapura Piala Kapolda Papua Tahun 2018 dalam rangka Seleksi Atlet PON XX Tahun 2020. Kejuaraan tersebut dilaksanakan selama 10 hari dari 15-25 Januari 2019.

(Eveerth Joumilena / lintaspapua.com)