Luar Biasa, Kota Jayapura Siap Memiliki Transportasi Kereta Gantung : Pemkot dan Egis Rail Bahas Bersama

0
2157
Wakil Walikota dan Walikota serta perwakilan Egis Rail saat bahas bersama rencana Transportasi Kereta Gantung dalam Kota Jayapura. (Fransisca / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wali Kota Jayapura menyambut hangat kedatangan Tim Egis perusahaan transportasi dari Perancis untuk Presentasikan Rencana pembangunan kereta gantung di kota Jayapura, Selasa(22/1/2019)

 

Egis dari perancis merupakan perusahaan trasportasi berbasis kereta seluruh dunia yang sudah melaksanakan berbagai proyek selama 50 tahun di Indonesia, juga di Thailand, Singapore, Vietnam, Malaysia(Asia Tengara).

Caption Foto : Suasana Pembahasan Bersama dan Pemaparan dari Egis Rail dan Pemerintah Kota Jayapura, yang langsung di pimpin Wali Kota Jayapura bersama Wakil Wali Kota Jayapura. Di Ruang Rapat Walikota Jayapura, Selasa (22/1/2019) (Fransisca / lintaspapua.com )

Egis berkantor Pusat di Bangkok Thailand kantor Teknisinya di Singapore.  Dalam kesempatan tersebut pihaknya bersama Pemerintah Kota Jayapura membicarakan Rencana pemerintah kota Jayapura dalam pembangunan kereta gantung Rute dari Bhayangkara ke polimak dan Jayapura Kota dengan jarak 1,3 Kilometer.

Hadir dalam rapat ini perwakilan OPD terkait,DPRD dan perwakilan pemerintah Provinsi Papua.

 

Direktur Egis Rail (Asia Pasific), Olivier Rivalta, menjelaskan langkah proyeksi paling sesuai pembangunan kereta gantung bagi kota Jayapura.

 

“Kita akan fokus di aktivitas rail dan angkutan umum kereta gantung, proyek Kota Jayapura kita akan lakukan studi kelayakan, kereta gantung akan menunjukan pemandangan indah Kota Jayapura, tidak merusak pemandangan. Melihat kondisi Jayapura, paling cocok adalah Teknologi Monocable, Bicable, Tricable mengingat kapasitas, Jarak, sesuai kebutuhan Kota Jayapura,” ujar Direktur Engis Rail (Asia Pasific), Olivier Rivalta

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, mengatakan, pihaknya membicarakan rencana pembangunan cable car di Kota Jayapura, kedatangan Perusahaan transportasi Egis ini adalah perusahaan yang kedua setelah yang pertama ada perusahaan transportasi dari Cina, sebagai pertimbangan memantapkan kota Jayapura sebagai Kota wisata di Papua.

 

“Sebagai kota tujuan wisata kota Jayapura akan terus memperbaiki diri, tujuan rapat ini, kita melihat jumlah penduduk kota Jayapura semakin bertambah,kita tangkap kesempatan kita untuk pariwisata masuk, kita bina, akan meningkatkan perekonomian, sebelum PON semua sudah siap. Saya mau Bappeda menangkap pesan saya, sesuai kemampuan kita. ini mimpi kita supaya Port Numbay menjadi indah,” tuturnya.

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM. menekankan pembangunan kereta gantung perlu di pertimbangkan dengan matang dan di kerjakan bersama

 

“ini penting, karena sebagai obyek wisata kita, tidak gampang karena biaya cukup besar, coba hitung betul, studi kelayakannya, ini menyangkut pembebasan tanah, semua perlu di pertimbangkan dengan baik, kalau semua sudah, kita bisa kerjakan kroyok bersama dan perlu diskusikan, kita pikirkan investasinya juga.” Katanya.

 

Sementara itu, Egis Project Coordinator Transpertation, Indonesia, Ferdinand Parulian Marterer memaparkan, banyak proyek Egis sudah di kerjakan di Indonesia salah satunya suksesnya proyek LRT Palembang.

 

“Kita Sudah membantu Waskita Karya untuk mengoprasikan LRT sudah sukses di Palembang sebelum Asian games 2018.  Kita juga punya banyak proyek di perairan, energi dan jalan TOL juga. Geodesi dan Geologi Indonesia mempunyai kesulitannya sendiri, Egis mempunyai ratusan tenaga ahli independen untuk menyusun studi kelayakan,”tandasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here