Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., di dampingi Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro usai acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2019 pada kepala Organisasi Perangkat Daerah yang dilangsungkan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (16/1/2019) siang. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Para kepala OPD di Kabupaten Jayapura diminta lebih kreatif dan harus lebih cepat melakukan perencanaan pelaksanaan penganggaran.

Hal itu disampaikan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., di dampingi Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro usai acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2019 pada kepala Organisasi Perangkat Daerah yang dilangsungkan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (16/1/2019) siang.

“Penyerahan DPA semua OPD termasuk distrik ini idealnya dilakukan lebih awal. Tetapi, mengalami keterlambatan akibat penyesuaian DPA dari semua OPD yang harus fokus pada persiapan PON XX dan juga pelimpahan sebagian kewenangan ke distrik,” jelasnya.

 

 

Penyerahan DPA secara simbolis ini di serahkan kepada perwakilan Dinas, Badan, Kantor dan Distrik. Penyerahannya dilakukan bersamaan dengan pelantikan empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

 

 

Menurut Bupati Mathius, setiap OPD harus lebih kreatif dan harus lebih cepat melakukan perencanaan pelaksanaan penganggaran. Supaya diakhir tahun itu pekerjaan-pekerjaan bisa diselesaikan sesuai perencanaan.

 

 

Dengan sudah diserahkannya DPA, Mathius Awoitauw berharap, tim percepatan pembangunan Kabupaten Jayapura dapat membantu OPD, guna menjalankan program prioritas daerah yang harus dipertajam oleh setiap OPD terutama dalam hal dukungan terhadap persiapan PON XX Tahun 2020.

 

 

Dalam kesempatan itu, Mathius Awoitauw juga menegaskan, penggunaan anggaran di setiap OPD dapat digunakan berdasarkan sesuai ketentuan-ketentuan yang ada agar capaiannya sesuai target. DPA tahun 2019 telah diserahkan, program-program segera di kerjakan.

 

Dikatakan, waktu efektif untuk melakukan persiapan-persiapan menuju PON XX hanya setahun. Sebab itu, Kabupaten Jayapura merupakan pusat pelaksanaan perhelatan olahraga terakbar se-Nusantara ini harus berbenah dari sekarang.

 

Pihaknya telah turun langsung ke setiap OPD guna memastikan, dalam DPA sudah termuat program yang fokus pada dua kegiatan. Yakni, PON XX tahun 2020 dan pelimpahan kewenangan ke Distrik yang dimulai dari enam distrik sebagai Pilot Project.

 

“Saya berharap, supaya semua OPD harus mengikuti arah kebijakan pimpinan daerah. Agar pencapaian program diakhir tahun bisa terukur dan terlihat hasilnya,” harapnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here